Jack Miller Kecewa Berat MotoGP Australia 2026 di Phillip Island Dibatalkan

Jack Miller Kecewa Berat MotoGP Australia 2026 di Phillip Island Dibatalkan

Jack Miller kesal bukan main MotoGP Australia 2026 batal karena hujan. Padahal itu merupakan balapan perpisahan dirinya.

Jack Miller kesal bukan main MotoGP Australia 2026 batal karena hujan. Padahal itu merupakan balapan perpisahan dirinya.

Liputan6.com, Jakarta -Pembalap Pramac Yamaha,Jack Miller, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah balapanMotoGPAustralia 2026 di Sirkuit Phillip Island dibatalkan akibat cuaca buruk. Pembalap asal Australia itu bahkan menggambarkan keputusan tersebut sebagai pukulan telak, terlebih karena balapan tersebut memiliki arti emosional yang sangat besar baginya.

MotoGP Australia 2026 seharusnya menjadi balapan terakhir Miller di Phillip Island sebagai pembalap kelas premier. Pembalap berusia 31 tahun itu dijadwalkan beralih ke ajang World Superbike (WorldSBK) pada 2027.

Di sisi lain, seri tersebut juga menjadi penutup perjalanan MotoGP di Phillip Island. Mulai musim depan, MotoGP Australia dijadwalkan berpindah ke sirkuit jalan raya baru di Adelaide.

Situasi itu membuat pembatalan balapan pada Minggu (25/10/2026) terasa semakin menyakitkan bagi Miller. Ia kehilangan kesempatan untuk menjalani balapan perpisahan di hadapan publik sendiri setelah menghabiskan sekitar satu dekade berkompetisi di hadapan para penggemar Australia.

"Sejujurnya, ini sulit diungkapkan dengan kata-kata. Rasanya seperti mendapat pukulan telak," ujar Miller, seperti dikutip dari Crash.net, Kamis (29/10/2026).

Miller mengungkapkan kekecewaannya saat berbicara kepada media di sela-sela persiapan menghadapi MotoGP Malaysia. Ia juga mengisyaratkan masih ada sejumlah hal terkait keputusan pembatalan balapan yang membuatnya tidak puas.

"Saya tidak senang dengan banyak hal yang terjadi pada Minggu. Namun, kita simpan pembahasan itu untuk kesempatan lain," katanya.

Pembatalan MotoGP Australia 2026 dilakukan setelah kondisi cuaca di Phillip Island mengganggu jalannya rangkaian balapan. Hujan dan buruknya jarak pandang membuat helikopter medis tidak dapat beroperasi dengan aman.

Faktor keselamatan tersebut menjadi alasan utama penyelenggara membatalkan balapan utama kelas MotoGP setelah sejumlah agenda sebelumnya juga tidak dapat dilaksanakan.

Namun, Miller merasa keputusan itu masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Ia menyinggung keberadaan fasilitas rumah sakit di wilayah Melbourne serta menilai terdapat beberapa rentang waktu ketika balapan mungkin bisa digelar.

"Seperti yang saya katakan, saya tidak akan membahasnya lebih jauh sekarang. Namun, Anda bisa mendapatkan gambaran. Ada lebih dari satu rumah sakit di wilayah Melbourne ini. Itu salah satunya, di samping banyak hal lainnya," ujar Miller.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Ia juga menyoroti kondisi hujan yang menurutnya tidak berlangsung deras sepanjang hari. "Bukan berarti hujan turun dengan deras sepanjang hari. Ada beberapa rentang waktu ketika kami bisa saja menjalani balapan. Namun, pada akhirnya, situasinya memang seperti ini," tuturnya. Meski menyampaikan keberatan, Miller tidak menguraikan lebih jauh alternatif yang menurutnya dapat diterapkan penyelenggara. Sementara itu, keputusan pembatalan diambil dengan mempertimbangkan keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam balapan.