Infantino Manfaatkan Turnamen Junior untuk Hadapi Krisis FIFA

Infantino Manfaatkan Turnamen Junior untuk Hadapi Krisis FIFA

KOMPAS.com- Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menghadiri turnamen U14 Boys Challenge di Republik Dominika akhir pekan ini.

KOMPAS.com- Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menghadiri turnamen U14 Boys Challenge di Republik Dominika akhir pekan ini.

Agenda tersebut berlangsung ketika posisinya sebagai orang nomor satuFIFAmendapat tekanan dari sejumlah konfederasi dan kelompok suporter.

Turnamen yang diselenggarakan Caribbean Football Union (CFU) itu bukan agenda resmi FIFA.

Namun, 21 asosiasi anggota CFU memiliki hak suara dalam pemilihan FIFA.

Kehadiran Infantino pun dipandang oleh media-media Eropa sebagai kesempatan untuk bertemu dengan sejumlah federasi dan mencari dukungan menjelang pemilihan presiden FIFA pada Maret mendatang.

Infantino berpotensi bertemu langsung dengan Victor Montagliani, Presiden Concacaf yang dianggap sebagai salah satu penantang paling kredibel terhadap kepemimpinannya.

Republik Dominikasebelumnya mendukung pernyataan bersama UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia yang meminta FIFA melakukan peninjauan independen terhadap proposal FIFA Forward Enterprise serta menggelar pertemuan darurat Dewan FIFA.

Baca juga:CEO Premier League Ajukan 2 Kriteria Kandidat Presiden Baru FIFA

Infantino disebut berusaha mempertahankan dukungan dari negara-negara kecil di kawasan Karibia.

Meksiko, salah satu anggota Concacaf dengan pengaruh besar, telah menyatakan dukungan kepada Infantino, begitu pula Grenada dan St Kitts and Nevis dari CFU.

Tekanan terhadap Infantino juga datang dari kelompok suporter.

Pada Kamis (20/8/2026), kelompok penggemar sepak bola dari berbagai negara meluncurkan petisi yang menyerukan agar Infantino mengundurkan diri.

Baca juga:Gianni Infantino dalam Tekanan, Wales Desak Sang Presiden FIFA Mundur

Kelompok tersebut menilai kepemimpinan Infantino telah merusak kepercayaan terhadap FIFA.

"Seorang presiden yang berulang kali mengkhianati sepak bola dan memperolok-olok olahraga kita telah kehilangan hak untuk memimpinnya. Demi kredibilitas FIFA dan masa depan olahraga ini, ia harus mengundurkan diri," demikian pernyataan kelompok suporter, seperti dilansir The Guardian.

UEFA, Concacaf, dan AFC juga masih menjajaki kemungkinan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Infantino.

Berdasarkan statuta FIFA, sedikitnya 43 dari 211 asosiasi anggota dapat meminta penyelenggaraan kongres luar biasa dengan agenda tertentu, termasuk mosi tidak percaya.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautanhttps://bit.ly/BantuWargaNTT