Indonesia Vs Bangladesh: Skuad Garuda Wajib Menang Besar

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bangladesh dalam laga lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026. Duel ini akan tersaji duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026) pada pukul 19.30 WIB.

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bangladesh dalam laga lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026. Duel ini akan tersaji duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026) pada pukul 19.30 WIB.

Skuad Garuda unggul head to head saat melawan Tigers of Bengal.

Dalam catatan 11v11, Indonesia sudah berhadapan dengan Bangladesh sebanyak tujuh kali. Hasilnya, Indonesia mampu menang empat kali, imbang dua kali, dan kalah sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjumpaan pertama Indonesia dengan Bangladesh terjadi pada 29 Juli 1975. Di ajang Merdeka Tournament, Indonesia menang 4-0 atas Bangladesh.

Pada perjumpaan terakhir, Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Bangladesh. Hasil seri itu didapat Indonesia saat menjalani pertandingan kandang.

1. Indonesia 4-0 Bangladesh - Merdeka Tournament 1975 - 29 Juli 1975

2. Indonesia 2-1 Bangladesh - Laga Persahabatan - 10 Agustus 1984

3. Indonesia 2-0 Bangladesh - Kualifikasi Piala Dunia 1986 - 18 Maret 1985

4. Bangladesh 2-1 Indonesia - Kualifikasi Piala Dunia 1986 - 2 April 1985

5. Bangladesh 0-0 Indonesia - Quaid-i-Azam International Cup - 28 April 1985

6. Bangladesh 0-2 Indonesia - Laga Persahabatan - 13 November 2008

7. Indonesia 0-0 Bangladesh - Laga Persahabatan - 1 Juni 2022

Indonesia wajib memetik kemenangan saat melawan Bangladesh demi menjaga peluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Saat ini, Indonesia mengumpulkan poin sama dengan Malaysia, yaitu empat poin. Harimau Malaya ada di posisi lebih baik setelah unggul selisih gol.

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan bahwa perjuangan di FIFA ASEAN Cup 2026 masih belum tuntas. Skuad Garuda fokus untuk menaklukkan Bangladesh.

"Perjalanan ini belum selesai," kata Hubner dikutip dari situs FIFA.

"Belum ada yang diputuskan dan kami fokus pada pertandingan berikutnya serta mengalahkan Bangladesh," kata dia menambahkan.

Sementara itu, Pelatih Garuda John Herdman berharap suporter kembali memberikan dukungan di laga penentuan melawan Bangladesh.

Tim asuhan John Herdman harus mencetak lebih banyak gol daripada Malaysia yang sebelumnya mengalahkan Bangladesh 3-0 pada laga pertama.

"Kami akan memasuki pertandingan ketiga dalam jadwal yang sangat padat dengan jeda dua hari di antaranya. Jadi, istirahat dan pemulihan kami malam ini sangat penting," kata John Herdman seusai laga kontra Malaysia.

"Tapi saya pikir yang ingin saya sampaikan kepada para penggemar hanyalah, 'datanglah'. Dukung kami di sana. Kami akan menyelesaikan tugas ini. Kami pasti akan menyelesaikannya," ujar John Herdman.

Dengan situasi di papan klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 saat ini, masih sulit dipastikan siapa yang bakal melangkah ke final dan siapa yang harus puas melaju ke partai perebutan posisi ketiga.

Malaysia dan Indonesia sejauh ini sama-sama mengoleksi 4 poin dan cuma dipisahkan selisih gol. Kian sengit mengingat kedua tim bermain imbang 0-0 dalam pertemuannya.

Sementara itu, Singapura yang berada di posisi ketiga juga masih punya peluang lolos ke final. Cuma Bangladesh yang sudah dipastikan tidak lagi memiliki kesempatan untuk melaju ke babak berikutnya.

Timnas Indonesia sendiri bukan cuma wajib mengejar kemenangan demi menjaga asa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, melainkan juga berharap hasil yang menguntungkan dari partai Malaysia vs Singapura. Berikut skenario kelolosan Skuad Garuda dalam usaha menembus final FIFA ASEAN Cup 2026.

Saksikan informasi selengkapnya hanya di programdetikPagiedisi Kamis (1/10/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolomlive chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"