IMI Evaluasi Total Insiden Tribune Ambruk Kejurnas Drifting Purwokerto

IMI Evaluasi Total Insiden Tribune Ambruk Kejurnas Drifting Purwokerto

KOMPAS.com- Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan melakukan evaluasi menyeluruh tentang standar keselamatan usai insiden tribune ambruk pada ajang Kejurnas Drifting di Purwkerto.

KOMPAS.com- Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan melakukan evaluasi menyeluruh tentang standar keselamatan usai insiden tribune ambruk pada ajang Kejurnas Drifting di Purwkerto.

Insiden tersebut terjadi pada pergelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting yang berlangsung di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/7/2026).

Akibatnya, puluhan orang penonton mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik hingga sembuh total," ucap Ketua Umum PengurusIMIPusat,Moreno Soeprapto, dalam keterangan tertulis yang diterima KOMPAS.com.

Baca juga:Mandalika Festival of Speed, Tawarkan Sensasi Drifting Kecepatan Tinggi

Berdasarkan informasi dari IMI, total 90 penonton mendapatkan perawatan.

Data pada Rabu (29/7/2026) menunjukkan berkurangnya pasien rawat inap, dari 41 (Senin, 27 Juli) menjadi 16 orang.

"Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Banyumas, Polresta Banyumas, dan seluruh tim medis yang bergerak sangat cepat di lapangan," tutur Moreno menambahkan.

Pengurus IMI Pusat kini sepenuhnya menyerahkan proses penyelidikan kepada Polresta Banyumas, untuk mengetahui penyebab pasti insiden secara transparan dan akurat.

Baca juga:UEFA Tekan FIFA, Gianni Infantino Disebut Telah Ingkar Janji

Insiden memilukan di Purwokerto jadi momen IMI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dan penyelenggaraan ajang drifting.

"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi total bagi Pengurus IMI Pusat," tutur Moreno Soeprapto.

"Drifting telah tumbuh menjadi industri olahraga yang luar biasa di Indonesia, dan kami berkomitmen penuh untuk memperketat standar keselamatan agar ekosistem ini tetap aman, profesional, dan semakin maju bagi seluruh penikmat otomotif tanah air," ucapnya menjelaskan.