Gattuso Usai Lazio Disingkirkan Tim Serie B: Ini Pukulan, Kami Harus Bangkit

Gattuso Usai Lazio Disingkirkan Tim Serie B: Ini Pukulan, Kami Harus Bangkit

KOMPAS.com– Gennaro Gattuso mengakui Lazio mendapat pukulan berat setelah tersingkir dari Coppa Italia pada pertandingan kompetitif pertamanya sebagai pelatih I Biancocelesti.

KOMPAS.com– Gennaro Gattuso mengakui Lazio mendapat pukulan berat setelah tersingkir dari Coppa Italia pada pertandingan kompetitif pertamanya sebagai pelatih I Biancocelesti.

Laziokalah 0-2 dari Mantova di Stadion Olimpico, Roma, Senin (17/8/2026) dini hari WIB.

Dua gol Mantova dicetak Francesco Ruocco dan Ismael Cajazzo.

Hasil tersebut membuat Lazio langsung tersingkir dariCoppa Italia, sementara Gattuso harus menerima kekalahan pada debut kompetitifnya.

Mantova sendiri merupakan klub kasta keduaLiga Italiayang musim lalu finis di peringkat kesembilan Serie B.

Baca juga:Lazio Langsung Tersingkir dari Coppa Italia, Era Gattuso Dimulai dengan Memalukan

Kekalahan ini juga menghentikan langkah Lazio pada rintangan pertama setelah mereka mampu mencapai final Coppa Italia musim sebelumnya.

Lazio berhasil melaju hingga partai pamungkas sebelum kalah dari Inter Milan di partai final Coppa Italia 2025-2026.

Gattuso tidak menghindari tanggung jawab atas hasil tersebut. Pelatih asal Italia itu mengatakan Lazio harus segera melupakan kekecewaan dan kembali bekerja.

“Ini pukulan. Saya menghadapi ini karena memang seharusnya begitu, tetapi sekarang saya akan diam dan terus maju. Saya bertanggung jawab,” ujar Gattuso seusai pertandingan.

“Kami tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Sekarang ini menyakitkan, kami harus meminta maaf. Kami terus melangkah dan tentu saja kami dekat dengan para pemain yang sudah memberikan segalanya. Ada banyak hal yang harus kami perbaiki.”

Baca juga:Terbuang dari Proyek Amorim, Bek AC Milan Siap Ditampung Gattuso

Gattuso menilai Lazio sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Namun, ia menyoroti cara timnya bermain, terutama pada babak pertama.

“Ini masa sulit, tetapi kami harus mampu melewatinya. Memang benar kami memiliki beberapa peluang, tetapi pada babak pertama kami melakukan banyak hal setengah-setengah," ujar pemenang Piala Dunia 2026 tersebut.

"Kami tidak pernah mampu bermain agresif dan terlalu banyak memberikan ruang kepada mereka."

Gattuso juga mendapat pertanyaan mengenai kondisi skuad dan kemungkinan aktivitas Lazio di bursa transfer setelah kekalahan dari Mantova.

Namun, pelatih berusia 48 tahun ini memilih untuk tidak menjadikan transfer sebagai pembahasan setelah pertandingan.