Frenkie de Jong senang Xavi Hernández menjadi pelatih tim nasional Belanda. Gelandang FC Barcelona berusia 29 tahun itu merupakan salah satu pemain pertama dalam skuad yang mendengar kabar tentang kemungkinan Xavi menjadi pelatih timnas pada musim panas ini.
De Jong mengenal Xavi sejak periode 2021-2024. Saat itu, pria asal Spanyol tersebut melatih Barcelona, klub yang dibela De Jong sejak 2019. Keduanya masih rutin berkomunikasi dalam beberapa tahun terakhir.
Termasuk ketika kemungkinan Xavi menjadi pelatih timnas mulai mencuat. "Dia sempat menelepon saya sebelumnya. Senang rasanya mengetahui lebih awal bahwa hal itu sedang dibicarakan. Karena sudah lama kami tidak memiliki pelatih timnas asing, saya sempat terkejut. Namun, saya senang," kata De Jong kepadaNOS.
"Kami bekerja sama dengan baik di Barcelona. Saya tahu bagaimana dia memandang sepakbola, dan itu cocok dengan timnas Belanda. Dia ingin menekan lawan dan menyerang. Dia tidak akan mudah mengubah prinsip-prinsip itu. Namun, dalam cara menerapkannya secara taktis, dia punya banyak variasi."
De Jong masih absen membela timnas Belanda pada periode laga internasional terakhir karena cedera lutut yang dialaminya saat Piala Dunia terakhir. Cedera itu membuatnya menepi selama berbulan-bulan.
UEFA Nations League A
"Itu masa yang panjang dan juga sulit. Namun, ketidakpastian soal apakah dan kapan saya akan pulih dari cedera ini jauh lebih kecil dibandingkan, misalnya, saat saya mengalami cedera pergelangan kaki sebelumnya."
Kini ia telah pulih dan berharap dapat kembali bergabung dengan skuad timnas Belanda dalam satu setengah pekan. Targetnya untuk tahun mendatang adalah lolos ke Piala Eropa 2028. "Sekarang kami harus kembali membangun tim, dan itu akan memakan waktu. Namun, kami punya tim yang sangat bagus dan berpotensi."
"Skuad kami tidak seperti Inggris atau Prancis, tetapi kami termasuk salah satu tim tepat di bawah para unggulan utama. Kami harus memastikan bahwa kami bermain sangat baik sebagai tim, benar-benar membangun sesuatu, dan memiliki gaya bermain yang mudah dikenali. Dengan begitu, kami bisa meraih trofi."