Florian Wirtz menikmati bermain dengan Tom Bischof saat Jerman menaklukkan Serbia di Nations League. Klopp mendapat opsi baru, laga Yunani jadi ujian.
Liputan6.com, Jakarta -Florian Wirtzmenikmati kerja sama denganTom BischofketikaTimnas Jermanmenundukkan Serbia padaUEFA Nations League 2026/2027, Jumat (2/10/2026) dini hari WIB, mengutip Bavarian Football Works. Gelandang serang itu menilai kehadiran Bischof memberi alur berbeda pada permainan Der Panzer.
Bischof memanfaatkan kesempatan tampil dengan menonjol di lini tengah. Sentuhan dan pergerakannya memberi warna baru yang langsung terasa pada cara Jerman membangun serangan.
"Saya sangat menyukai penampilannya. Saya sangat menikmati bermain bersamanya. Dia sangat pintar dalam pergerakannya mencari ruang dan juga sangat bagus ketika menguasai bola. Dia pemain yang sangat bagus," kata Wirtz kepada Bild.
Dalam beberapa laga terakhir, Jerman kerap mengandalkan duet Joshua Kimmich dan Aleksandar Pavlovic di poros permainan. Felix Nmecha juga sempat dicoba, namun komposisi ideal belum benar-benar terkunci.
Kehadiran Bischof menawarkan nuansa berbeda. Bersama Pavlovic, ia menghadirkan kreativitas dan keluwesan saat merancang serangan dari tengah.
Dampaknya, ruang gerak Wirtz sebagai gelandang serang menjadi lebih lapang untuk mengeksekusi peluang di sepertiga akhir.
Pemain Bayer Leverkusen itu tampak nyaman ketika ditopang lini tengah yang lebih dinamis dan responsif terhadap pergerakan tanpa bola.
Performa Bischof membuka pilihan menarik bagi pelatih Jerman, Jurgen Klopp, untuk laga berikutnya. Komposisi yang dipakai saat menghadapi Serbia memberi sinyal bahwa Bischof bisa kembali berduet dengan Pavlovic jika skema tersebut dipertahankan.
Hasil positif dari kombinasi itu menjadi kabar baik untuk evaluasi Klopp. Dukungan terbuka dari Wirtz terhadap duet tersebut turut menambah bobot pertimbangan setelah ia merasakan langsung pengaruhnya di lapangan.
Nama Bischof sebelumnya sudah mencuri perhatian berkat potensinya, namun penampilannya melawan Serbia semakin menguatkan alasan bahwa ia layak mendapatkan menit bermain lebih banyak di tim nasional.
Meski demikian, performa apik melawan Serbia perlu ditempatkan dalam konteks yang lebih luas. Serbia dinilai tidak sekuat lawan Jerman pada dua pertandingan sebelumnya, sehingga penampilan Bischof belum bisa dijadikan tolok ukur final untuk komposisi lini tengah terbaik.
Partai kontra Yunani pada Minggu mendatang menjadi ujian penting. Jika Jerman kembali tampil se-kreatif dan senyaman saat menghadapi Serbia, Klopp akan memiliki dasar yang lebih kuat untuk menentukan paket gelandang pilihannya.
Bagi Bischof, laga tersebut merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa penampilan impresifnya bukan sekadar momentum sesaat.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Link Live Streaming Voli Asian Games 2026: Timnas Putra Indonesia vs Vietnam