Andoni Iraola menjelaskan cedera tumit Ryan Gravenberch yang membuatnya absen melawan Fenerbahce. Peluang tampil kontra Crystal Palace masih belum pasti.
Liputan6.com, Jakarta -Andoni Iraolamemberikan penjelasan mengenai cedera yang dialamiRyan Gravenberchmenjelang pertandinganLiverpoolmelawanFenerbahcediLiga Champions2026/2027. Gelandang asal Belanda tersebut dipastikan tidak ikut dalam rombongan The Reds yang bertolak ke Turki untuk menjalani matchday keempat.
Liverpool akan menghadapi Fenerbahce di Sukru Saracoglu Stadium, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Absennya Gravenberch menjadi tambahan masalah bagi Liverpool karena sang gelandang sudah menjadi salah satu pilihan reguler di lini tengah.
Sejak jeda internasional musim gugur, Gravenberch tampil sebagai starter dalam lima dari tujuh pertandingan Liverpool di berbagai kompetisi. Ia sebelumnya absen saat Liverpool menang atas Brentford karena menjalani hukuman larangan bermain setelah mendapat kartu merah ketika timnya kalah dari Manchester City.
Gravenberch sempat diperkirakan bisa kembali memperkuat Liverpool saat menghadapi Fenerbahce. Namun, cedera pada bagian tumit membuatnya harus menjalani perawatan di pusat latihan klub dan statusnya untuk pertandingan berikutnya masih belum jelas.
Liverpool mengonfirmasi bahwa Gravenberch mengalami cedera tumit sehingga tidak bisa bergabung dengan rekan-rekannya dalam perjalanan ke Istanbul. Klub memilih tetap membawanya ke AXA Training Centre agar sang pemain dapat menjalani perawatan bersama tim medis.
Keputusan tersebut membuat Gravenberch dipastikan melewatkan pertandingan penting di Liga Champions. Liverpool berharap proses pemulihannya berjalan baik agar sang gelandang bisa segera kembali tersedia untuk tim.
"Cedera tumit membuat sang gelandang tidak bisa masuk dalam rombongan pemain Liverpool untuk pertandingan melawan tim asal Turki tersebut pada Rabu di Istanbul," demikian pernyataan resmi Liverpool.
"Ia akan tetap berada di AXA Training Centre untuk menjalani perawatan bersama tim medis klub," lanjut pernyataan tersebut.
Iraola mengungkapkan bahwa Gravenberch mengalami retak pada bagian tumit. Kondisi tersebut membuat tingkat rasa sakit yang dirasakan sang pemain menjadi faktor utama dalam menentukan kapan ia bisa kembali bermain.
Gravenberch sebenarnya sempat melakukan pemanasan menjelang pertandingan melawan Arsenal pada akhir pekan lalu. Namun, ia belum merasa cukup yakin dengan kondisinya dan belum menunjukkan perkembangan sejak saat itu.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
"Saya tidak tahu, semuanya bergantung pada perkembangan kondisinya dari hari ke hari. Dia mengalami retak pada bagian tumit dan semuanya berkaitan dengan rasa sakit yang dirasakannya," kata Iraola. "Dia sempat mengalami ketidaknyamanan. Saat melawan Arsenal beberapa hari lalu, dia melakukan pemanasan, tetapi belum sepenuhnya merasa yakin dengan kondisinya," lanjutnya.