KOMPAS.com- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan rencana perubahan format Piala Presiden mulai edisi 2027.
Turnamen tersebut tidak lagi diperuntukkan bagi klub, melainkan diarahkan sebagai ajang pendukung pengembanganTimnas Indonesia.
Piala Presiden pertama kali digelar pada 2015 setelah Indonesia terbebas dari sanksi FIFA.
Saat itu, kompetisi pramusim tersebut menjadi wadah bagi klub-klub nasional untuk kembali berkompetisi.
"Teman-teman harus ingat, Piala Presiden itu lahir ketika Indonesia bebas sanksi FIFA."
"Piala Presiden diisi untuk klub-klub punya pertandingan di masa itu," kataErick Thohir.
Erick juga mengingatkan bahwa edisi perdana Piala Presiden berlangsung di Bali.
Menariknya, edisi kedelapan pada 2026 juga menempatkan Bali sebagai lokasi semifinal dan final.
"Kalau ada yang masih ingat, Piala Presiden pertama kali dibuka di Bali dan hari ini Piala Presiden edisi kedelapan juga di Bali," kata Erick Thohir.
Baca juga:Jadwal Siaran Langsung Persib Vs Persija di Piala Presiden 2026, Live di Mana?
Piala Presiden 2026menjadi edisi terakhir dengan peserta klub.
Pada musim ini, empat tim Indonesia berhasil mencapai babak semifinal, yakni Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema FC.
Dalam dua edisi terakhir, panitia juga mulai mengundang klub dari luar negeri untuk menambah persaingan selama turnamen pramusim.
Baca juga:Jadwal Lengkap Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini dan Link Live Streaming
Erick Thohir menjelaskan perubahan format dilakukan karena klub sudah memiliki agenda kompetisi lebih lengkap.
Selain Super League dan Championship, akan hadir League Cup mulai Oktober 2026.
"Karena klub-klub sudah juga melahirkan yang namanya kompetisi League Cup, nah turnamen ini tahun depan tidak lagi untuk klub," kata Erick Thohir dalam Kongres PSSI yang digelar Senin (3/8/2026), dilansir dariBolaSport.com.