KOMPAS.com -Manajer Manchester City, Enzo Maresca, memilih untuk tidak memberikan kepastian terkait masa depan Rodri di tengah kencangnya rumor kepindahan menuju Barcelona.
Isu kepergian ini mendadak menjadi sorotan publik setelah beredarnya foto di media sosial yang memperlihatkanRodrisedang melakukan perjalanan menggunakan penerbangan dari Madrid ke Liverpool dengan membawa koper khusus bernomor punggungnya.
Kendati demikian,Enzo Marescamemilih untuk tetap tenang dan menanggapi situasi tersebut secara diplomatis.
Menyongsong laga perebutan trofi Community Shield menghadapi juara Liga Premier Arsenal di Cardiff, Enzo Maresca menegaskan bahwa dinamika di bursa pemain masih sangat terbuka lebar sebelum jendela transfer resmi ditutup.
"Pertama-tama, kami sudah mengatakan bahwa jendela transfer terbuka, kami dapat membeli dan menjual pemain, apa pun bisa terjadi," kata Maresca dikutip dariReuters, Jumat (14/8/2026).
Baca juga:Tunggu Barcelona, Rodri Minta Izin Libur Latihan ke Man City
"Aku baru saja bertemu Rodri di gedung ini, aku memeluknya erat-erat, dia terlihat baik-baik saja, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi."
Di sisi lain, sang juru taktik mengonfirmasi bahwa pilar penting peraih gelar Piala Dunia tersebut kini sudah berada dalam kondisi fisik yang prima dan siap kembali berlatih usai merampungkan operasi punggung pada akhir Juli lalu.
Meskipun rumor terkait masa depan gelandang andalannya tersebut mendominasi berbagai pemberitaan utama, sang pelatih menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini tertuju sepenuhnya pada kesiapan tim menghadapi pertandingan akhir pekan.
"Tentu saja ada hal-hal yang perlu kita lakukan. Untuk saat ini, berapa banyak, saya tidak tahu. Bisa satu, bisa dua (pemain). Tergantung juga apakah pemain akan pergi. Tergantung," lanjut Enzo Maresca.
Baca juga:Rodri Siap Legawa Bertahan Jika Man City Tak Temukan Tawaran yang Cocok
"Saat ini, 48 jam sebelum final, final pertama saya di klub ini, fokus saya bukan tentang pemain yang pergi atau datang, tetapi bagaimana kita dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam pertandingan dan mencoba memenangkan final."
Lebih lanjut, pelatih asal Italia tersebut menolak pandangan yang menyebut ajang pembuka musim ini sekadar pertandingan uji coba biasa.
Ia menegaskan tekad bulat skuadnya untuk mengawali era kepemimpinannya pasca-kepergian Pep Guardiola dengan menyabet gelar juara.
"Bagi saya pribadi ini adalah sebuah trofi. Dan ketika trofi itu ada di depan mata, final sudah di depan mata, Anda selalu berusaha untuk memenangkan pertandingan," tegas Maresca.
Baca juga:Barcelona Dekati Harga Rodri, Man City dalam Situasi Tertekan
"Jadi ini bukan pertandingan persahabatan sama sekali. Ini adalah trofi yang akan kami coba menangkan dengan sekuat tenaga, untuk memenangkan trofi pertama," pungkasnya.