KOMPAS.com- Elliot Anderson menunjukkan keyakinan untuk mengambil alih posisi Rodri di Manchester City.
Rodridi ambang perpindahan dari Man City pada bursa transfer musim panas 2026.
Setelah tujuh tahun berkarir di Inggris, pemain terbaikPiala Dunia 2026tersebut berencana kembali ke Spanyol.
Barcelonamenjadi tujuan Rodri, yang telah mengajukan tawaran awal sebesar 45 juta euro atau sekitar Rp 927,5 miliar.
Namun, pendekatan mula tersebut ditolak olehManchester City.
Meski demikian, Barcelona tidak menyerah dan mengajukan penawaran kedua dengan nilai mencapai 65 juta euro (Rp 1,3 triliun).
Baca juga:Enzo Maresca Bicara Soal Situasi Rodri di Man City
Walaupun kesepakatan belum tercapai,Elliot Andersonmemberikan sinyal kepada City bahwa dirinya bisa diandalkan jika Rodri pergi.
"Saya bisa bermain seperti dia," ungkapnya seperti yang dilansir dari Manchester Evening News.
"Saya bisa menjalankan berbagai peran di lini tengah dan kita lihat saja nanti di posisi mana saya akan dimainkan."
"Sejujurnya, saya siap bermain di posisi mana pun, baik itu mengkreasikan peluang, melakukan tusukan ke depan, maupun peran lain jika memang diminta."
"Saya sudah beberapa kali berbicara dengan manajer. Dia menjelaskan apa saja yang perlu saya lakukan."
"Peran ini menuntut banyak pergerakan dan energi tinggi, tujuannya adalah untuk mengendalikan jalannya pertandingan."
"Itulah hal yang bisa saya lakukan," tutup Elliot.
Anderson saat ini berstatus sebagai anak baru di City.
Pemain asal Inggris ini merupakan salah satu rekrutan The Citizens pada bursa transfer musim panas 2026.
Kepindahan Anderson menelan biaya 116 juta pounds (Rp 2,7 triliun), menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarah klub.
Di usia 23 tahun, Anderson menunjukkan potensi menjanjikan.
Dia telah tampil dalam 92 pertandingan di semua kompetisi musim 2025-2026 bersama Nottingham Forest.
Performa gemilang di level klub membuatnya dipanggil masuk Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026, di mana dia membantu Three Lions mencapai semifinal.