EKSKLUSIF: Amorim Bawa Perubahan di AC Milan, Pemain Cuma Perlu Dengarkan

EKSKLUSIF: Amorim Bawa Perubahan di AC Milan, Pemain Cuma Perlu Dengarkan

KOMPAS.com- Eksklusif kepada KOMPAS.com Ardon Jashari menyebut Ruben Amorim membawa perubahan buat AC Milan. Pemain hanya perlu mendengarkan.

KOMPAS.com- Eksklusif kepada KOMPAS.com Ardon Jashari menyebut Ruben Amorim membawa perubahan buat AC Milan. Pemain hanya perlu mendengarkan.

AC Milantiba di Indonesia pada Kamis (6/8/2026). Tim beralias Il Rossoneri tersebut dijadwalkan melakoni partai uji coba melawan Chelsea.

Duel AC Milan vs Chelsea akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (8/8/2026).

Ini akan menjadi pertandingan pramusim ketiga AC Milan dibawah arahan Ruben Amorim. Sebelumnya, AC Milan racikan Amorim berbagi skor sama kuat dengan Celtic (2-2) dan Inter Milan.

Baca juga:Modric Ungkap Kesan Pertama usai Tampil Lagi untuk AC Milan

Meski belum genap 30 hari bertugas, kehadiran Amorim dinilai memberikan napas baru buat AC Milan.

“Tentu, selalu, ketika ada perubahan seperti yang terjadi di Milan, dengan pelatih dan jajaran staf semuanya berganti," tutur gelandang AC Milan asal Swiss,Ardon Jashari, dalam wawancara eksklusif bersama KOMPAS.com di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Amorim dikenal sebagai pelatih yang gemar mengandalkanpressingintens dengan garis pertahanan tinggi.

“Kami sebagai pemain ingin memahami gaya bermain yang disukainya. Kemarin kami juga melihat beberapa momen bagus dalam pertandingan,” ujar Jashari menyinggung partai derbi melawan Inter Milan di Perth, Australia, Rabu (5/8/2026).

Baca juga:Imbangi Inter Milan, Amorim Singgung Dampak Melatih Allegri ke Skuad AC Milan

Dalam dua pertandingan bersama Amorim, AC Milan tetap bermain dengan skema tiga bek.

Bersama sang pelatih asal Portugal, AC Milan mentas dengan pakem 3-4-2-1.

Masa pramusim ini akan dipakai AC Milan untuk mencoba beradaptasi dengan filosofi ala Ruben Amorim.

Di bawah kendali Amorim, Milan mencoba bangkit setelah musim lalu terlempar dari empat besar di pekan terakhir Liga Italia 2025-2026 akibat kalah dari Cagliari.

“Dia punya ide yang jelas tentang bagaimana kami harus bermain," ujar Ardon Jashari yang membela Swiss di Piala Dunia 2026 silam.

"Kami hanya perlu mendengarkannya dan mencoba menerapkannya di lapangan dan saya pikir kami akan bersenang-senang,” ujar Jashari optimistis.