Ivan Toney mengeksekusi penalti dengan cara tak biasa dalam kemenangan 4-1 Al-Ahli atas Al-Khaleej pada Jumat malam. Penyerang berusia 30 tahun itu berperan penting bagi tim asuhan Marino Pusic lewat dua golnya, tetapi penalti uniknya pada detik-detik terakhir menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Mantan penyerang Brentford itu tampil gemilang di Arab Saudi musim ini, dengan torehan 13 gol dalam sembilan pertandingan liga. Melawan Al Khaleej, pemain Inggris itu membuka skor sebelum memastikan skor akhir lewat titik penalti pada pengujung laga.
Toney sudah lama dikenal dengan cara eksekusi penalti yang khas. Biasanya, sang penyerang menggunakan teknik yang disebut no-look: sepanjang ancang-ancang, ia terus memandang kiper, bukan bola. Namun, pada Jumat malam, ia memutuskan untuk melakukannya dengan cara yang sama sekali berbeda.
Sang penyerang tetap menggunakan ancang-ancang pendek yang menjadi ciri khasnya, tetapi mengejutkan kiper Marwan Al-Haidari dengan menendang hampir seketika setelah wasit meniup peluit. Toney mundur dua langkah, tiba-tiba berlari ke arah bola, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut kiri bawah. Al-Haidari hanya berdiri terpaku di tengah gawangnya.
Penalti tak biasa itu ramai dibicarakan di media sosial. "Ivan Toney dengan teknik penalti paling aneh yang pernah saya lihat," tulis seorang suporter. Yang lain berkomentar, "Kiper itu mungkin benar-benar yakin sudah tahu bagaimana Toney akan mengambil penalti, lalu ini yang terjadi..."
AFC Champions League Elite
Tim produksi siaran Arab Saudi sempat melewatkan sebagian momen penalti yang dieksekusi begitu cepat itu. "Ivan Toney dengan teknik penalti yang mengejutkan semua orang, bahkan juru kamera," kata seseorang. "Dia pantas disebut sebagai salah satu eksekutor penalti terbaik yang pernah kita lihat dalam sepakbola dunia. Tekniknya seperti dari planet lain."
Penalti unik itu juga mengingatkan pada pernyataan lama Thomas Frank. Pada 2023, setelah kemenangan 3-2 atas Fulham ketika Toney berhasil mengeksekusi penalti ke-22 untuk klub, manajer Brentford saat itu menyebutnya "eksekutor penalti terbaik di dunia". "Ada beberapa alasannya: strateginya, fakta bahwa dia melatihnya, dan ketenangannya yang luar biasa," kata Frank kepada Sky Sports kala itu.
Jamie Carragher saat itu sependapat dengan Frank dan menyebut teknik penalti Toney "istimewa". Menurut mantan bek Liverpool tersebut, para kiper nyaris tidak yakin bahwa mereka bisa menggagalkan penalti pemain Inggris itu.
Saksikan rekaman penaltinya di bawah ini: