Suara.com -Patrick Kluivertdikabarkan menolak peluang menjadi pelatih TimnasSenegalkarena berharap mendapat posisi sebagai asisten pelatih TimnasBelanda, Xavi Hernandez.
Namun, harapan tersebut disebut berujung sia-sia karena eks pelatihTimnas Indonesiaitu tidak kunjung mendapat telepon dari KNVB.
Kabar mengejutkan tersebut disampaikan jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, dalam podcast Kick-off.
Menurut Verweij, Kluivert sempat menjadi kandidat untuk menduduki posisi asisten pelatih Timnas Belanda.
Situasi itu membuat Kluivert memilih tidak mengambil peluang melatih Senegal. Ia disebut menunggu komunikasi dari Nigel de Jong, yang memiliki kewenangan dalam proses penentuan staf kepelatihan Timnas Belanda.
“Melalui berbagai pihak, termasuk dari KNVB, Patrick Kluivert diberi tahu bahwa dia merupakan kandidat utama untuk menjadi asisten pelatih,” ujar Verweij.
Menurut Verweij, informasi tersebut datang ketika Kluivert juga tengah masuk radar Senegal untuk posisi pelatih kepala.
Mantan penyerang Timnas Belanda itu akhirnya memilih menunggu peluang bersama Oranje.
Namun, keputusan tersebut justru menjadi bumerang. Hingga kini, Kluivert disebut tidak pernah menerima telepon dari Nigel de Jong.
“Dia membiarkan kesempatan itu berlalu karena menunggu telepon dari Nigel de Jong. Saya bisa memberi tahu Anda, dia masih menunggu telepon itu,” kata Verweij dinukil dari Voetbalprimeur
Verweij mempertanyakan sikap KNVB yang disebut memberikan sinyal kepada Kluivert tanpa kemudian memastikan komunikasi secara langsung.
“Apakah Anda memilih Kluivert atau tidak, itu keputusan Nigel de Jong. Tetapi setidaknya milikilah kesopanan untuk meneleponnya,” tegas Verweij.
Pada akhirnya, KNVB tidak memilih Kluivert sebagai bagian dari staf pelatih Timnas Belanda.
Federasi sepak bola Belanda justru memutuskan mempertahankan Ruud van Nistelrooij sebagai asisten pelatih.