Suara.com -Klub Bundesliga yang diperkuat pemainTimnas Indonesia,Kevin Diks,Borussia Monchengladbachsemakin sibuk mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Eugen Polanski.
Kandidat yang masuk dalam bursa pun terus bertambah, termasuk sejumlah nama yang berpotensi memicu perdebatan di kalangan suporter.
Menurut laporan Bild, Gladbach bahkan siap mengeluarkan dana hingga 4 juta euro untuk mendapatkan pelatih baru.
Direktur olahraga sekaligus CEO olahraga klub, Rouven Schruder, kini menghadapi keputusan penting untuk menentukan sosok yang akan memimpin tim.
Sejumlah nama disebut masuk dalam daftar internal Gladbach.
Mereka antara lain Alexander Blessin, Horst Steffen, Christian Eichner, dan Steffen Baumgart.
Nama Brian Priske juga kembali muncul dalam bursa. Pelatih asal Denmark berusia 49 tahun tersebut saat ini masih terikat kontrak dengan Sparta Praha.
Sementara itu, eks Liverpool dan Timnas Jerman, Dietmar Hamann menyebut Lukas Kwasniok sebagai sosok yang bisa dipertimbangkan Gladbach untuk melatih Kevin Diks Dkk.
Kwasniok sebelumnya menangani 1. FC Köln. Hamann menilai Gladbach membutuhkan pelatih yang mampu mengembalikan energi dan mental para pemain, bukan sekadar mengubah sistem permainan.
"Kalau saya melihat tim ini, mereka jauh lebih baik daripada yang mereka tunjukkan sekarang," kata Hamann.
Menurutnya, persoalan Gladbach saat ini bukan hanya mengenai taktik.
Para pemain seperti Kevin Diks, menurut Hamann, perlu kembali memahami tuntutan bermain untuk klub sebesar Borussia Mönchengladbach.
Hamann bahkan memberikan dukungan terbuka kepada Kwasniok.
"Dia akan membuat para pemain berlari. Dan itulah yang mereka butuhkan sekarang," ujarnya.
Di tengah banyaknya kandidat, mantan pemain Gladbach Roel Brouwers justru mengusulkan nama yang memiliki ikatan kuat dengan sejarah klub.
Ia menyebut Lucien Favre sebagai sosok yang layak dipertimbangkan.
Brouwers pernah bekerja bersama Favre selama empat setengah tahun.
"Saya hanya bisa mengatakan hal-hal positif tentang dia. Kalau Anda bertanya kepada saya, jika bisa mendapatkan Favre, saya akan selalu memilihnya," kata Brouwers kepada Sport1.