Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Suara.com -LegendaTimnas Indonesia,Kurniawan Dwi Yulianto, meminta skuad Garuda tampil percaya diri saat menghadapiPiala Asia 2027di Arab Saudi.

Suara.com -LegendaTimnas Indonesia,Kurniawan Dwi Yulianto, meminta skuad Garuda tampil percaya diri saat menghadapiPiala Asia 2027di Arab Saudi.

Menurutnya, kualitas pemain yang dimiliki Indonesia saat ini menjadi modal penting untuk bersaing dengan tim-tim kuat Asia, termasukJepangdanQatar.

Kurniawan menegaskan, menghormati kekuatan lawan merupakan hal yang wajar.

Namun, Timnas Indonesia tidak boleh merasa gentar sebelum pertandingan dimulai.

"Bagi saya, kita respect ke lawan itu boleh, tapi kita tidak boleh takutlah ke siapa pun, apalagi kita punya pemain yang berkualitas. Kita harus percaya diri tapi tetap harus kerja keras," kata eks pemain Sampdoria tersebut.

Kurniawan menilai peluang Indonesia tidak boleh langsung dipandang sebelah mata hanya karena harus berhadapan dengan negara-negara yang memiliki rekam jejak lebih baik di Piala Asia.

Menurutnya, hasil pertandingan tetap ditentukan oleh performa kedua tim di lapangan.

Ia pun mengingatkan bahwa Timnas Indonesia harus menjaga kepercayaan diri tanpa mengabaikan kerja keras dan persiapan yang matang.

"Artinya selagi belum belum berakhir pertandingan, peluang itu masih tetap 50-50 siapa pun itu lawannya," ucap Kurniawan dikutip dari Antara.

Timnas Indonesia tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Ketiga negara tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda dalam upaya melangkah lebih jauh di turnamen sepak bola terbesar Asia itu.

Jepang merupakan negara tersukses dalam sejarah Piala Asia dengan koleksi empat gelar juara.

Sementara itu, Qatar datang dengan status juara dalam dua edisi terakhir, sehingga menjadi salah satu lawan yang patut diwaspadai Indonesia.

Thailand juga memiliki pengalaman panjang di turnamen tersebut. Meski belum pernah menjadi juara, Thailand pernah finis di posisi ketiga saat menjadi tuan rumah Piala Asia 1972.