Donnarumma: Tak Ada Kata Transisi di Kamus Man City

Donnarumma: Tak Ada Kata Transisi di Kamus Man City

Gianluigi Donnarummamenegaskan tak ada kata transisi dariPep GuardiolakeEnzo Marescadi kubuManchester City.Menurutnya target The Citizens tetap meraih gelar apapun kondisinya.

Gianluigi Donnarummamenegaskan tak ada kata transisi dariPep GuardiolakeEnzo Marescadi kubuManchester City.Menurutnya target The Citizens tetap meraih gelar apapun kondisinya.

Manchester City kehilangan sejumlah pilarnya musim ini. Mereka ditinggal oleh Pep Guardiola yang melatih Man City dalam 10 musim terakhir. Guardiola mampu membawa Man City meraih 20 gelar dalam satu dekade.

Man City juga kehilangan dua pilar lini tengahnya yaitu Rodri dan Bernardo Silva. Keduanya hengkang ke Real Madrid dan Barcelona.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kursi manajer yang ditinggalkan oleh Guardiola kemudian diisi oleh Enzo Meresca. Meresca bisa dibilang merupakan murid Guardiola. Ia sempat jadi asisten Guardiola di Man City pada rentang 2022-2023.

Man City mendatangkan sejumlah gelandang anyar yaitu Elliot Anderson, Ayyoub Bouaddi dan Enzo Fernandez untuk mengisi lini tengah.

Keraguan sempat mengiringi Man City karena transisi dari Guardiola ke Maresca. Mengingat, The Citizens kalah telak 0-3 dari Arsenal di Community Shield.

Keraguan tersebut mulai luntur usai Man City mulus melaju di awal musim ini. Mereka sempurna di empat laga awal Liga Inggris. Pada laga terakhir, Maresca bahkan mampu membawa Man City menang 1-0 atas Manchester United di Derby Manchester dengan 10 pemain.

Kiper Man City, Gianluigi Donnarumma, menegaskan tak ada kata transisi di kamus Manchester Biru. Man City selalu punya ambisi untuk meraih kemenangan dan juara apa pun kondisinya. Ia menilai mental juara Man City tak luntur meski sejumlah pilar pergi.

"Saya sebenarnya tidak terlalu suka kata 'transisi. Tujuan klub adalah untuk menang. Tujuan tim ini adalah untuk menang. Kami pastinya akan mengerahkan segala kemampuan untuk mewujudkannya," ujar Donnarumma dikutip dari Sky Sport.

"Kami bisa saja mengakhiri musim dengan meraih gelar juara, atau tanpa meraih apa pun. Namun, yang terpenting adalah memiliki mentalitas pemenang-turun ke lapangan dan berusaha memenangkan setiap pertandingan yang kami bisa," jelasnya.

Foto artikel Foto artikel