Direktur olahraga Shakhtar Donetsk, Darijo Srna, menyampaikan terima kasih kepada pelatih kepala Brasil, Carlo Ancelotti, setelah gelandang Marlon Gomes dan pemain sayap Alisson Santana untuk pertama kalinya mendapat panggilan ke tim nasional senior. Kedua pemain muda itu menjadi pemain pertama dari klub Ukraina tersebut yang dipanggil Brasil dalam delapan tahun terakhir.
Gomes, gelandang serang kreatif berusia 22 tahun, dan Santana, penyerang cepat berusia 21 tahun, sama-sama masuk dalam skuad terbaru Brasil pilihan Ancelotti untuk jeda internasional November. Ini kali pertama Shakhtar menyumbang pemain bagi tim juara dunia lima kali itu sejak Fred dan Taison dipanggil pada 2018. Mengembangkan talenta papan atas di tengah perang yang masih berlangsung di Ukraina merupakan pencapaian besar bagi klub.
Berbicara kepadatalkSPORTtentang pemanggilan keduanya ke timnas di tengah konflik yang mereka hadapi setiap hari, Srna mengatakan: "Mereka pantas mendapatkannya. Ini kesuksesan besar bagi seluruh klub. Setiap hari kami hidup di tengah bunyi sirene, bom, dan serangan drone Shahed. Jadi, bisa masuk timnas Brasil dalam kondisi seperti ini sungguh luar biasa.
"Terima kasih banyak kepada Carlo Ancelotti, karena ia pelatih yang tahu cara memilih pemain. Mereka berdua masih muda, dan tentu saja mereka akan menjadi masa depan timnas Brasil. Ini mengirim pesan besar kepada seluruh dunia dan kepada semua pemain Brasil kami di Shakhtar bahwa kami masih di sini, bahwa kami masih hidup, bahwa kami terus menghasilkan pemain-pemain luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kami, seperti seluruh rakyat Ukraina, berjuang sampai akhir."
Terpaksa meninggalkan kota asal mereka pada 2014 ketika kelompok separatis pro-Rusia menguasai Donetsk, Shakhtar masih belum bisa bermain di Donbass Arena dan harus menggelar laga kandang di kompetisi Eropa di luar negeri. Mengenai 12 tahun sejak klub terusir dari kota asalnya itu, Srna menambahkan: "Kami menantikan saat itu. Kami berdoa untuk perdamaian setiap hari.
"Di Liga Champions, kami berjuang bukan hanya untuk Shakhtar, tetapi juga untuk seluruh Ukraina, seluruh suporter kami, dan seluruh tentara. Kami ingin memberi mereka 93, 95 menit perasaan positif, seperti yang kami lakukan saat melawan AEK [dalam kemenangan 3-1 di Liga Champions], dan mereka sangat menghargainya.
"Ukraina sedang berada dalam situasi yang sangat, sangat sulit, dengan serangan setiap hari. Bahkan kemarin, pertandingan-pertandingan dibatalkan karena tidak mungkin dimainkan akibat drone Shahed. Sayangnya, inilah kehidupan kami saat ini. Inilah kenyataan kami. Kami harus saling membantu. Kami harus bersatu hingga meraih kemenangan."
Gomes dan Santana termasuk di antara 15 pemain berusia di bawah 23 tahun dalam skuad beranggotakan 26 pemain pilihan Ancelotti. Pelatih asal Italia itu tengah melakukan regenerasi tim bersama para bintang yang sudah mapan, yakni Bento, Gabriel Magalhaes, Bruno Guimaraes, Endrick, Raphinha, dan Vinicius Junior. Brasil akan menghadapi Jepang pada 14 November sebelum melawan tuan rumah Singapura tiga hari kemudian. Kedua laga persahabatan itu akan digelar di National Stadium, Kallang. Kedua pemain muda Shakhtar tersebut kini berharap bisa mencatatkan penampilan pertama mereka di timnas senior dalam lawatan itu.
Pandit Man United di GOAL ID sejak 2013dan pengalamannya membentang dari ESPN Star Sports, Fox Sports hingga FIFA. Sesekali terjun ke lapangan mencatat live score pertandingan Indonesia Super League - yang datanya tampil real time di Google Live Feed dan banyak platform.
Lahir di Yogyakarta,PSIM adalah cinta pertama Adhe. Uniknya, takdir profesional justru membawanya meliput rival PSS selama bertahun-tahun. Kini, lingkaran itu terasa lengkap. Adhe berkesempatan kembali ke akar dan meliput tim masa kecilnya di kasta tertinggi.
Kenangan sepak bola favorit Adhe adalah meliput langsung pertandingan Indonesia melawan Belandadi GBK pada 2013, juga secara random bertemu Radja Nainggolan di tribun Stadion Sultan Agung, Bantul saat eks Inter tersebut bermain untuk Bhayangkara FC.
Bidang keahlian Adhe setelah belasan tahun dan ribuan pertandingan di sepak bola:
XI Sepanjang Masa Adhe (4-1-2-3)
Edwin van der Sar; Dani Alves, Paolo Maldini, Nemanja Vidic, Roberto Carlos; Roy Keane; Xavi, Paul Scholes; Lionel Messi, Ruud van Nistelrooy, Cristiano Ronaldo.