Diperkenalkan Arema FC, Mauro Zijlstra Singgah ke Gate 13 Kanjuruhan

Diperkenalkan Arema FC, Mauro Zijlstra Singgah ke Gate 13 Kanjuruhan

Mauro Zijlstra diperkenalkan Arema FC jelang uji coba vs RANS. Sebelum itu, ia menyempatkan diri berdoa di Gate 13 Kanjuruhan.

Mauro Zijlstra diperkenalkan Arema FC jelang uji coba vs RANS. Sebelum itu, ia menyempatkan diri berdoa di Gate 13 Kanjuruhan.

Liputan6.com, Malang -Arema FCresmi memperkenalkanMauro Zijlstrasebagai penyerang anyar jelang laga uji coba pramusim melawan RANS Nusantara diStadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2026). Striker berusia 21 tahun itu didatangkan dengan status pinjaman dari Persija Jakarta.

Kedatangan Zijlstra terbilang mengejutkan karena sebelumnya tak banyak dikaitkan dengan Arema. Perpindahan ini disebut terjalin berkat hubungan baik manajemen kedua klub yang dalam beberapa musim terakhir kerap membuka peluang peminjaman pemain dari tim ibu kota.

"Kami menyambutnya sebagai bagian keluarga besar Arema. Dia memiliki potensi dan kualitas. Harapannya, dia bisa cepat beradaptasi," kata Yusrinal Fitriandi, General Manager Arema.

Momen pertama Zijlstra di Kanjuruhan sebagai pemain Arema diawali langkah berbeda. Ketika rekan setim bersiap melakukan pemanasan, ia memilih mengunjungi museum Gate 13. Ia datang ditemani sang agen, Muly Munial.

Museum Gate 13 dibangun untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Dalam peristiwa itu, tercatat 135 korban jiwa. Zijlstra menyempatkan diri berdoa singkat di lokasi tersebut. "Dia ingin ke gate 13 untuk berdoa dulu," ungkap Muly.

Usai berdoa, prosesi perkenalan berlangsung sederhana. Zijlstra dipanggil ke tengah lapangan dan menyapa Aremania yang memadati tribun. Ia belum diturunkan pada laga uji coba karena belum menjalani sesi latihan bersama tim.

Arema FC dalam beberapa musim kerap menjadi tujuan pemain Persija untuk mencari menit bermain. Rio Fahmi dan Hansamu Yama termasuk di antaranya, sebelum kemudian karier keduanya bergerak ke jalur berbeda.

Rio kembali mendapat kesempatan tampil reguler bersama Persija pada musim ini. Adapun Hansamu dipermanenkan Arema setelah masa peminjamannya berakhir.

Bagi Zijlstra, kesempatan ini datang setelah musim lalu perjalanannya terganggu cedera hamstring. Penyerang kelahiran Belanda itu hanya tampil empat kali sepanjang musim, sehingga menit bermain menjadi prioritasnya di Malang.

"Saya ingin dapat kesempatan bermain lebih banyak. Untuk mengembalikan performa saya," kata Mauro.

Di lini depan Singo Edan, Zijlstra akan bersaing dengan striker asing Gustavo Henrique. Penyerang asal Brasil tersebut baru saja menyabet status top skorer Piala Presiden 2026.

Saat ini, Gustavo masih menjalani pemulihan cedera. Situasi itu membuka ruang persaingan dan memberi peluang bagi Zijlstra untuk unjuk kemampuan di sektor depan.

"Dia pemain bagus dan jadi bagian dari timnas Indonesia. Karakter bermainnya sesuai apa yang kami butuhkan," kata Marcos.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Elche vs Barcelona Sudah Main, Dapatkan Link Live Streaming Liga Spanyol