Ada empat nama yang mengisi peringkat satu tunggal putra dunia dalam 11 pekan terakhir.
Liputan6.com, Jakarta -Peta persaingan tunggal putrabulu tangkisdunia sudah berubah. Tidak ada lagi satu nama yang mendominasi seperti era Lee Chong Wei, Lin Dan, Kento Momota, atau Viktor Axelsen.
Shi Yu Qi yang semula diprediksi bakal bertakhta kembali menunjukkan inkonsistensi. Mengawali tahun pada peringkat pertama, atlet asal China itu turun takhta pada pada pekan ke-11 2026 atau minggu kedua Maret. Adalah Kunlavut Vitidsarn dari Thailand yang menggesernya.
Namun Vitidsarn juga cuma menetap di urutan teratas selama lima pekan. Shi Yu Qi kali ini bisa bertahan lebih lama hingga pekan ke-34 sebelum lengser.
Selanjutnya giliran andalan Indonesia Jonatan Christie yang berkuasa. Persaingan kemudian berlanjut hingga keluarnya ranking terbaru, Selasa (27/10/2026), atau pekan ke-44 2026.
Vitidsarn sempat kembali melesat, sebelum Christo Popov menjadi raja baru usai berjaya di kandang sendiri pada French Open 2026.
Pergerakan tersebut menunjukkan kehadiran empat nama yang menduduki peringkat pertama tunggal putra dalam 11 pekan terakhir. Pergeseran cepat diperkirakan bakal terus terjadi dalam waktu dekat.
Pasalnya, hanya 5.000 poin memisahkan Popov dengan Anders Antonsen (Denmark). Keunggulan Popov atas Kodai Naraoka (Jepang) yang menduduki urutan sembilan juga cuma kurang dari 12.000 angka.
Jonatan Christie pernah berbicara mengenai fenomena ini. Dia menyebut persaingan semakin merata. Muncul peringkat pertama dunia baru dari negara-negara 'asing' bulu tangkis, mulai Vitidsarn hingga Popov.
Maka, sosok yang akrab disapa Jojo ini menilai peringkat dunia tidak lagi menjamin kemenangan.
"Tunggal putra sudah semakin rata dalam arti pemain muda sekarang juga bagus-bagus. Banyak yang bukan buat kejutan lagi, tapi memang sudah layak untuk berada di top level. Tidak terlalu kaget,” terang Jojo.
“Sekarang untuk saya bagaimana persiapan di hari H, eksekusi di dalam lapangan, kondisi perubahan dan penyesuaian. Kalau kita bicara di atas kertas, ya cuma di atas kertas saja. Tapi di dalam lapangan, 50-50 semuanya,” sambungnya.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Klasemen ACL 2 2026/2027 usai Persib Bandung Hajar Melbourne Victory