Mantan kiper Arab Saudi dan Al-Hilal, Mohamed Al-Deayea, meremehkan hat-trick terbaru Cristiano Ronaldo untuk Al-Nassr dengan menyebut penyerang veteran itu sangat bergantung pada rekan-rekannya untuk mencetak gol dari jarak dekat. Menurut kiper yang telah pensiun tersebut, sesama pemain timnas Portugal, Joao Felix, justru menjadi sosok kunci di balik kemenangan 5-3 atas Al-Kholood di liga pada Kamis.
Ronaldo mencetak tiga gol dalam rentang 15 menit pada babak kedua, sementara Felix membukukan empat assist saat Al-Nassr mengalahkan Al-Kholood di Al-Awwal Park pada Kamis malam. Setelah Julien Domingues membuka skor pada menit ke-16, gol Angelo Gabriel dan Sadio Mane dibalas oleh gol penyeimbang Antoine Essomba pada masa tambahan waktu babak pertama. Namun, peraih lima Ballon d'Or itu mencetak gol pada menit ke-66, 72, dan 81 untuk memastikan kemenangan.
Tiga gol beruntun, yang terdiri dari dua penyelesaian jarak dekat dan satu sundulan di antaranya, merupakan hat-trick ketujuh pemain berusia 41 tahun itu untuk Al-Nassr sejak bergabung pada 2023. Itu juga menjadi hat-trick ke-67 sepanjang kariernya, termasuk bersama Real Madrid (44), Portugal (10), Manchester United (tiga), dan Juventus (tiga). Seusai pertandingan,Ronaldo menulis di media sosial: "Kemenangan yang luar biasa, penampilan tim yang luar biasa. Senang bisa membantu dengan hat-trick!"
Namun, mantan kiper Al-Hilal, Al-Deayea, menilai Felix lebih pantas mendapat pujian setelah menjadi pengatur serangan pada pekan ke-12 Saudi Pro League. Berbicara dalam program televisiDawrina Ghair, Al-Deayea mengatakan: "Pemain ini [Felix] adalah aset bagi Liga Saudi secara keseluruhan, bukan hanya Al-Nassr. Dia pemain inti tim nasional Portugal, memiliki semua kualitas yang dibutuhkan pemain top, dan bisa bermain di berbagai posisi menyerang. Dia adalah jantung dan jiwa tim ini, dengan segala hormat kepada Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol-gol mudah berkat umpan dari para pemain sayap."
Torehan pada Kamis itu membawa pemain asal Madeira tersebut ke angka 985 gol sepanjang karier, unggul 49 gol dari Lionel Messi di posisi kedua dengan 936 gol dan tinggal 15 gol lagi untuk mencapai tonggak 1.000 gol yang belum pernah diraih sebelumnya. Namun, Al-Deayea memperingatkan bahwa potensi kedatangan pemain baru pada Januari dapat mempersulit upayanya mencapai tonggak itu, sebelum mengulas bagaimana taktik bertahan Al-Kholood pada babak kedua justru berbalik merugikan mereka.
Melanjutkan penilaiannya dalam acara tersebut, mantan pemain tim nasional Arab Saudi itu berkata: "Jika Cristiano tidak mencetak 15 gol sebelum bursa transfer musim dingin dan klub kemudian merekrut penyerang baru, dia tidak akan bisa menembus angka 1.000 gol.
"Kemenangan Al-Nassr atas Al-Kholood sudah diperkirakan. Pada babak pertama, Al-Nassr mencetak dua gol dari sekitar enam peluang, sedangkan Al-Kholood memaksimalkan dua peluang yang mereka miliki untuk mencetak dua gol.
"Keputusan Al-Kholood untuk bertahan lebih dalam pada babak kedua sangat wajar ketika menghadapi kekuatan serangan Al-Nassr. Anda tidak mungkin terus menahan mereka dan mempertahankan skor imbang 2-2. Cristiano telah melakukan tugasnya dan seharusnya mencetak lima gol hari ini jika dua golnya tidak dianulir karena offside.
"Al-Nassr pantas menang dan meraih tiga poin. Al-Kholood berusaha mempertahankan hasil imbang dengan bertahan pada babak kedua. Ketika Anda mundur seperti itu, Anda pasti akan kebobolan banyak gol."
Kemenangan di Al-Awwal Park membuat Al-Nassr tetap berada di posisi kedua klasemen Saudi Pro League dengan 28 poin dari 12 pertandingan, sekaligus terus menekan pemuncak klasemen. Selanjutnya, Ronaldo akan berupaya melanjutkan ketajamannya di kompetisi domestik dalam agenda November mendatang bersama klub dan tim nasional. Dengan hanya membutuhkan 15 gol lagi untuk mencapai empat digit, penyerang veteran itu bisa menembus tonggak bersejarah 1.000 gol sebelum pergantian tahun.
Pandit Man United di GOAL ID sejak 2013dan pengalamannya membentang dari ESPN Star Sports, Fox Sports hingga FIFA. Sesekali terjun ke lapangan mencatat live score pertandingan Indonesia Super League - yang datanya tampil real time di Google Live Feed dan banyak platform.
Lahir di Yogyakarta,PSIM adalah cinta pertama Adhe. Uniknya, takdir profesional justru membawanya meliput rival PSS selama bertahun-tahun. Kini, lingkaran itu terasa lengkap. Adhe berkesempatan kembali ke akar dan meliput tim masa kecilnya di kasta tertinggi.
Kenangan sepak bola favorit Adhe adalah meliput langsung pertandingan Indonesia melawan Belandadi GBK pada 2013, juga secara random bertemu Radja Nainggolan di tribun Stadion Sultan Agung, Bantul saat eks Inter tersebut bermain untuk Bhayangkara FC.
Bidang keahlian Adhe setelah belasan tahun dan ribuan pertandingan di sepak bola:
XI Sepanjang Masa Adhe (4-1-2-3)
Edwin van der Sar; Dani Alves, Paolo Maldini, Nemanja Vidic, Roberto Carlos; Roy Keane; Xavi, Paul Scholes; Lionel Messi, Ruud van Nistelrooy, Cristiano Ronaldo.