Debut di Asian Games 2026, Leica Al Humaira Sumbang Perunggu untuk Indonesia

Debut di Asian Games 2026, Leica Al Humaira Sumbang Perunggu untuk Indonesia

Leica Al Humaira Lubis meraih perunggu pada debut Asian Games 2026 Aichi–Nagoya seusai menang 6-1 atas Begimai Orozalieva di perebutan perunggu kumite +68 kg putri.

Leica Al Humaira Lubis meraih perunggu pada debut Asian Games 2026 Aichi–Nagoya seusai menang 6-1 atas Begimai Orozalieva di perebutan perunggu kumite +68 kg putri.

Liputan6.com, Jakarta -Leica Al Humaira Lubismemberi kabar baik dariAsian Games 2026Aichi–Nagoya.KaratekaIndonesia itu menutup debutnya dengan medali perunggu, yang sekaligus menjadi kepingan pertamanya di ajangAsian Games.

Perunggu dipastikan lewat kemenangan pada partai perebutan tempat ketiga nomor kumite +68 kg putri. Raihan ini menambah sumbangsih untuk kontingen Merah-Putih dari cabang karate.

Leica mengaku bersyukur atas hasil tersebut.

"Tentunya saya bersyukur masih bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia, meskipun belum bisa berdiri di podium tertinggi. Tapi, Alhamdulillah Allah bisa kasih medali," kata Leica di Rumah Indonesia, Minggu (20-9-2026).

Sebelumnya, ia sempat membuka peluang tampil di final. Satu kemenangan di babak semifinal sebenarnya sudah cukup untuk mengantarnya ke perebutan emas di kumite +68 kg putri.

Langkah menuju final terhenti setelah Leica kalah tipis 3-4 dari wakil Thailand, Maneevan Butsuwan. Ia menyebut tekanan di babak empat besar membuat performanya tidak keluar sepenuhnya.

"Kalau pressure ada di semifinal, tegang sendiri, gugup sendiri. Akhirnya mainnya kurang lepas. Jadi enggak bisa ke final," ujar Leica.

Leica kemudian menata ulang fokus sebelum turun di laga perebutan medali. Upaya itu berbuah manis, ia mengatasi karateka Kyrgyzstan, Begimai Orozalieva, dengan skor 6-1.

"Untungnya di bronze medal, bisa setting ulang diri sendiri lagi, setting mood-nya bisa lebih lepas main di bronze medal," tutur Leica.

Bagi Leica, Asian Games 2026 menghadirkan pengalaman yang berbeda dibanding kejuaraan yang biasa ia ikuti. Ia merasakan kuatnya atmosfer multiajang sejak awal keberangkatan.

Interaksi dengan atlet dari berbagai cabang olahraga mempertebal rasa kebersamaan. Menurutnya, momen kebersamaan itu menjadi sisi unik yang tidak ditemui di kejuaraan tunggal cabang.

Suasana tersebut bahkan ia rasakan sejak di bandara saat rombongan lintas cabang berangkat bersama menuju Aichi–Nagoya.

"Kerasabanget multievent itu beda banget sama single event yang saya ikuti.Kayakdi bandara melihat cabor lain, kami berangkat barengtuhrasanya lebih... jiwa nasionalismenyatuhlebih wah," ungkap Leica.

Medali perunggu dari Leica menambah koleksi Indonesia. Hingga saat ini, kontingen Tanah Air telah mengumpulkan lima medali, terdiri dari satu perak dan empat perunggu.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Ditunggu Musuh Abadi