Spekulasi menarik seputar masa depan pelatih Al Ahly berikutnya
Nama pelatih asal Portugal, Nuno Santo, kembali menjadi sorotan di sepak bola Arab Saudi setelah sejumlah laporan media menyebut kemungkinan dirinya menangani kursi kepelatihan Al-Ahli, menyusul pemecatannya dari West Ham United di Inggris, pada saat Al-Raqi tengah menjalani masa sulit di bawah kepemimpinan pelatih Belanda, Marino Pusic, di tengah hasil yang fluktuatif dan menguatnya tuntutan agar ia mundur.
Kabar ini membuka ruang diskusi tentang kemungkinan kembalinya pelatih asal Portugal itu ke Liga Roshn lewat pintu Al-Ahli, terlebih ia memiliki pengalaman sukses sebelumnya di lapangan-lapangan Arab Saudi, setelah membawa Al-Ittihad meraih gelar liga dan Piala Super, sehingga namanya terkait dengan salah satu momen paling menonjol Al-Ameed dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Pukulan telak, Ruben Neves menempatkan Inzaghi dalam posisi sulit bersama Al-Hilal
Jurnalis Walid Al-Farraj menyinggung kemungkinan Al-Ahli merekrut Nuno Santo dalam programnya "Rotana Sport ma'a Walid", seraya bertanya: "Apakah Al-Ahli bisa merekrut Santo? Dan bagaimana klub dapat memanfaatkannya?".
Jawaban datang dari analis program tersebut, Imad Al-Salmi, yang menegaskan bahwa kemampuan pelatih asal Portugal itu mampu membantu Al-Ahli memulihkan keseimbangannya dan kembali ke jalur yang benar, seraya menyinggung pengalaman teknis yang dimilikinya serta kemampuannya menghadapi kompetisi Arab Saudi.
Di sisi lain, jurnalis Mohammed Al-Sheikh mendukung gagasan merekrut Nuno Santo, dengan menggambarkan langkah tersebut sebagai peluang ideal bagi Al-Ahli, mengingat pengetahuan baik pelatih asal Portugal itu tentang atmosfer Liga Roshn dan sifat persaingan antarklubnya.
Al-Sheikh menekankan bahwa Al-Ahli perlu menyelesaikan urusan Pusic sebelum memikirkan tahap berikutnya, dengan menilai bahwa pemecatan pelatih Belanda itu dan perekrutan Santo bisa menjadi awal baru bagi tim, mengingat kebutuhan untuk memperbaiki arah dan mengembalikan hasil-hasil positif.
Di antara laporan yang beredar dan pendapat para analis, nama Nuno Santo tetap menjadi opsi yang mungkin di hadapan Al-Ahli, tanpa adanya pengumuman resmi mengenai negosiasi atau kesepakatan antara kedua belah pihak, sementara para suporter menanti hasil dari perkembangan terkait masa depan Pusic dan kursi kepelatihan di tubuh Al-Raqi.