Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai pemenang 'Ballon d'Or Sepanjang Masa' melalui pemungutan suara publik untuk memperingati 70 tahun penghargaan bergengsi tersebut. Penyerang Al Nassr itu mengungguli rival lamanya, Lionel Messi, dalam penghargaan simbolis ini. Para penggemar memilih kemenangan Ronaldo pada 2008 saat membela Manchester United sebagai yang paling menonjol.
Ronaldo menambah satu lagi pencapaian luar biasa dalam karier legendarisnya setelah terpilih sebagai penerima “Ballon d'Or Sepanjang Masa”. Pemain berusia 41 tahun itu meraih penghargaan simbolis tersebut untuk merayakan ulang tahun ke-70 penghargaan individu bergengsi itu.
Penghargaan tersebut ditentukan melalui pemungutan suara publik, yang memungkinkan penggemar sepakbola di seluruh dunia memilih pemenang versi mereka. Kemenangan Ronaldo semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu sosok paling ikonik dalam sejarah sepakbola. Peraih Ballon d'Or lima kali itu secara khusus mendapat pengakuan atas keberhasilannya yang luar biasa pada 2008.
Setelah menerima penghargaan istimewa tersebut, penyerang Al Nassr itu menyampaikan rasa terima kasihnya melalui media sosial. Ia menyoroti peran penting para penggemar dalam membantunya meraih penghargaan terbaru ini.
Penyerang veteran itu mengunggah pesan menyentuh di akun Instagram-nya untuk merayakan pencapaian tersebut. Ia ingin para penggemarnya yang tersebar di seluruh dunia turut berbagi momen bersejarah itu.
“Sepakbola adalah milik para penggemar!” tulis Ronaldo. “Terima kasih kepada semua penggemar di seluruh dunia, Ballon d'Or Sepanjang Masa ini juga milik kalian.”
Dalam pemungutan suara publik, Ronaldo unggul tipis atas rival lamanya, Messi, untuk meraih gelar sepanjang masa tersebut. Keduanya telah mendominasi persaingan Ballon d'Or selama lebih dari satu dekade, menciptakan rivalitas individu paling terkenal dalam sejarah sepakbola.
Para pemilih akhirnya lebih memilih kiprah Ronaldo pada 2008 ketimbang kemenangan bersejarah Messi dalam Ballon d'Or 2012. Pada musim 2008, Ronaldo membawa Manchester United meraih gelar ganda Premier League dan Liga Champions yang gemilang.
Setelah meraih penghargaan simbolis ini, Ronaldo akan kembali memusatkan perhatian pada kiprahnya bersama Al Nassr di kompetisi domestik. Penyerang itu terus tampil di level tinggi di Liga Pro Saudi meski telah memasuki tahap akhir kariernya. Ia masih berambisi menambah koleksi trofi timnya dan mencapai tonggak 1.000 gol sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu.
Mengawali karier sebagai penulis magang diGOAL Indonesiapadaawal 2021, Yosua kemudian diangkat menjadi jurnalis di tahun yang sama dan hingga kini konsisten menulis dengan fokus utama pada Real Madrid serta jagat La Liga Spanyol.
Lahir dan besar di Salatiga, kecintaan Yosua pada sepakbola berakar pada klub lokal, PSISa Salatiga serta PSIS Semarang. Namun, perjalanan cintanya tidak berhenti di sana. Aksi duo kidal Real Madrid, Raul Gonzalez dan Guti Hernandez, memperkenalkan Yosua pada dunia sepakbola Eropa dan menumbuhkan rasa kagum yang kemudian berkembang menjadi spesialisasi profesional.
Terjun meliput langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia menjadi salah satu pengalaman paling berkesan baginya. Di turnamen itu, Yosua berkesempatan bertemu sekaligus mewawancarai para wonderkid yang kini mulai bersinar di level elite: Marc Guiu, Franco Mastantuono hingga Claudio Echeverri.
Bidang keahlian Yosua di GOAL Indonesia di antaranya:
Mengulas dunia La Liga Spanyol, khususnya Real Madrid
Analisis preview pertandingan dengan pendekatan taktik dan naratif
Editorial sepakbola internasional
Penelusuran pemain muda dan perkembangan talenta global