Christos Tzolis yang Masih Inkonsisten

Christos Tzolis yang Masih Inkonsisten

Christos Tzolis tampil mengecewakan saat Arsenal kalah dari Aston Villa

Christos Tzolis tampil mengecewakan saat Arsenal kalah dari Aston Villa

Liputan6.com, Jakarta -Arsenalmulai melihat sisi lain dariChristos Tzolissetelah sang pemain tampil mengecewakan saat menghadapiAston Villapada pekan keduaPremier League2026/2027. Padahal, pemain sayap asal Yunani itu sebelumnya menuai banyak pujian berkat penampilan impresif di Community Shield.

Tzolis mengawali kariernya di Arsenal dengan menjanjikan. Pemain yang didatangkan dengan nilai £34 juta itu mencetak gol melawan Girona dan membuat assist saat menghadapi Real Betis serta Borussia Dortmund pada pramusim.

Performa tersebut berlanjut ke Community Shield ketika Tzolis menyumbangkan dua assist untuk membantu Arsenal menaklukkan Manchester City. Ia juga tampil menonjol saat menghadapi Coventry dengan mencatatkan empat tembakan dan delapan sentuhan di kotak penalti lawan.

Namun, konsistensi Tzolis mulai dipertanyakan setelah penampilannya melawan Villa. Ia bahkan ditarik keluar pada jeda babak pertama dan digantikan Eberechi Eze setelah gagal memberikan pengaruh berarti dalam permainan Arsenal.

Selama berada di lapangan, Tzolis hanya mencatatkan 24 sentuhan bola. Ia tidak melepaskan satu pun tembakan, hanya membuat satu operan kunci, serta gagal dalam ketiga percobaan umpan silangnya.

Tzolis juga kesulitan dalam duel perebutan bola. Ia kalah dalam lima dari enam duel dan situasinya semakin sulit setelah menerima kartu kuning.

Penampilan tersebut sangat kontras dengan performanya ketika menghadapi Coventry sepekan sebelumnya. Statistik empat tembakan dan delapan sentuhan di kotak penalti menunjukkan betapa besar perbedaan kontribusi Tzolis dalam dua pertandingan tersebut.

Karena itu, laga melawan Villa menjadi pengingat bahwa talenta saja belum cukup untuk mengamankan tempat utama di Arsenal. Setelah mendapatkan sorotan positif pada awal kedatangannya, Tzolis kini harus membuktikan bahwa performa apiknya bukan sekadar kilatan sesaat.

Tzolis bukan satu-satunya pemain Arsenal yang tampil di bawah standar saat melawan Villa. Ben White juga kesulitan menunjukkan performa terbaiknya, terutama ketika harus menghadapi pergerakan Ian Maatsen dari sisi kiri.

White tampil sebagai pengganti Jurrien Timber yang sedang mengalami cedera. Setelah sempat kembali ke performa terbaik ketika melawan Coventry, bek berusia 28 tahun itu justru kesulitan menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Secara defensif, White sebenarnya mencatatkan enam kemenangan dari tujuh duel. Namun, kontribusinya saat menguasai bola sangat mengecewakan karena ia kehilangan penguasaan bola sebanyak 17 kali dan hanya mencatatkan akurasi operan 66 persen.

Situasi tersebut menjadi semakin penting setelah Konsa menjalani debut bersama Arsenal pada babak kedua. White berulang kali mengambil keputusan keliru ketika membangun serangan dari belakang, sehingga performa buruknya datang pada momentum yang kurang tepat bagi The Gunners.

Sumber: Footballfancast

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Arsenal Ambil Keputusan Final soal Transfer Julian Alvarez: Jadi Diangkut?

Barcelona Resmi Datangkan Gabriel Jesus dari Arsenal

Top 3 Berita Bola: Arsenal Bajak Pemain Muda Manchester United

Marc Marquez Gemetar Sambut MotoGP Indonesia 2026