Chelsea Vs AC Milan: Amorim Beda dengan Allegri, Patok Target Tinggi

Chelsea Vs AC Milan: Amorim Beda dengan Allegri, Patok Target Tinggi

KOMPAS.com- Ruben Amorim memulai tugasnya di AC Milan dengan ambisi besar, berbeda dengan pendekatan Massimiliano Allegri musim lalu.

KOMPAS.com- Ruben Amorim memulai tugasnya di AC Milan dengan ambisi besar, berbeda dengan pendekatan Massimiliano Allegri musim lalu.

Il Rossoneri mengalami musim yang kurang memuaskan di bawah kepemimpinan Allegri, yang musim lalu kembali menjadi pelatih Milan setelah 11 tahun.

Pada musim 2025-2026, Mike Maignan dan rekan-rekan hanya dapat menempati posisi kelima diLiga Italia, tersingkir di babak 16 besar Coppa Italia, dan mencapai semifinal Piala Super Italia.

Jelang musim 2025-2026, Allegri memang tak memasang target tinggi. Ia berulang kali menekankan bahwa target utama tim adalah finis di empat besar untuk mendapatkan tiket Liga Champions.

Walaupun pernah memimpin klasemen untuk beberapa pekan, Allegri tidak secara eksplisit menargetkan juara Serie A.

Baca juga:Amorim Gojlok AC Milan di Jakarta, Lari-lari, Sibuk Beri Instruksi

Mungkin Allegri bersikap realistis dengan melihat kualitas skuad yang ada. Pada akhirnya perjalanan Milan musim lalu berujung pada hasil yang mengecewakan.

Rossoneri meleset dari target. Mereka hanya mendapatkan tiket Liga Europa.

Allegri pun ditendang dari posisinya sebagai pelatih. Perannya lantas digantikan olehRuben Amorim.

Berbeda dari Allegri, Amorim sudah menunjukkan optimisme tinggi sebelum musim dimulai. Ia menegaskan bahwa Milan adalah klub yang seharusnya berjuang untuk meraih gelar.

"Hal yang penting adalah kami harus memikirkan setiap pertandingan," ujarnya dalam konferensi pers menjelang laga ekshibisi melawanChelseadi Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

"Kami memiliki skuad yang mampu memenangkan setiap laga di kompetisi mana pun," lanjutnya. "Jadi, jika melangkah selangkah demi selangkah, kami bisa meraih pencapaian yang signifikan," tutur pelatih asal Portugal itu.

Baca juga:Chelsea Vs AC Milan: Xabi Alonso Ingin Bangun Mental Pemenang Skuad The Blues

"Di Liga Europa, kami harus yakin dan bertekad untuk memenangkan kompetisi tersebut, lalu ada Serie A."

Ia menyadari tantangan yang ada. Sebab, pesaing-pesaingAC Milanpunya kontinuitas lantaran telah bekerja dengan pelatih yang sama dalam jangka lebih lama.

"Saya tak bisa datang ke sini dan mengatakan bahwa kami tidak bisa atau tidak ingin menjuarai liga," kata Amorim.

Ia menyadari bahwa masih banyak yang perlu dilakukan, mengingat adanya pelatih baru dan perubahan dalam skuad.