Chelsea Dikecam Kelompok Suporter Gara-gara Ubah Nama Akademi Sepihak

Chelsea Dikecam Kelompok Suporter Gara-gara Ubah Nama Akademi Sepihak

KOMPAS.com– Chelsea mendapat kritik keras dari kelompok suporter menyusul keputusan mengubah nama tim akademi mereka menjelang musim 2026-2027.

KOMPAS.com– Chelsea mendapat kritik keras dari kelompok suporter menyusul keputusan mengubah nama tim akademi mereka menjelang musim 2026-2027.

Mulai musim depan, timChelseaU21 dan U19 akan menggunakan nama “Cobham Next Gen” (CNG).

Keputusan tersebut langsung menuai penolakan dari sejumlah pendukung klub.

Kelompok suporter "Not a Project CFC" menyebut keputusan tersebut tidak dapat diterima dan menilai perubahan nama itu mengikis identitas serta sejarah Chelsea.

Chelsea mengumumkan perubahan tersebut pada Selasa (18/8/2026).

Klub menjelaskan, nama Cobham Next Gen dipilih untuk menggambarkan karakter skuad yang rata-rata berusia lebih muda dibandingkan tim-tim lawan mereka.

Baca juga:Hasil Chelsea Vs Real Sociedad 3-1, Enzo Fernandez Dicemooh Suporter Sendiri

Nama tersebut juga merujuk pada Cobham Training Centre, pusat latihan Chelsea yang menjadi tempat pengembangan para pemain akademi.

From the start of the 2026/27 season, Chelsea's Under-21s and Under-19s squads will be known as Cobham Next Gen (CNG) under head coach Harry Hudson!

Not a Project CFC menjadi salah satu kelompok yang paling vokal menentang kebijakan kepemilikan Chelsea saat ini.

Kelompok tersebut sebelumnya mengorganisasi sejumlah aksi protes terhadap pemilik Chelsea, termasuk menjelang pertandingan final Piala FA musim lalu.

Mereka juga pernah mengoordinasikan demonstrasi bersama suporter Strasbourg, klub yang berada di bawah jaringan kepemilikan BlueCo.

Baca juga:Como 1907 Lakukan Pendekatan Awal ke Chelsea untuk Rekrut Liam Delap

Dalam pernyataan melalui media sosial X, Not a Project CFC mengaku kecewa dengan keputusan klub mengubah nama tim akademi Chelsea.

“Kami marah dan frustrasi, tetapi sayangnya tidak terkejut bahwa klub memutuskan mengubah nama skuad U21 dan U19 menjadi Cobham Next Gen,” tulis mereka.

Kelompok tersebut menilai keputusan itu merupakan bagian dari perubahan identitas Chelsea sejak klub diambil alih konsorsium BlueCo pada 2022.

“Ini adalah contoh lain dari kepemilikan yang mengikis identitas klub sepak bola kami yang luar biasa dan bersejarah sedikit demi sedikit,” lanjut pernyataan tersebut.

We are angered and frustrated, but sadly not surprised that the club have decided to rebrand our Under 21 and Under 19 squads as Cobham Next Gen.

This is another example of a parasitic ownership stripping away the identity of our wonderful and historic football…

Not a Project CFC juga meminta kelompok suporter lain menyampaikan penolakan secara terbuka kepada Chelsea.