CEO Premier League Sebut Kasus 115 Dakwaan Man City Makan Waktu Lebih Lama dari Perkiraan

CEO Premier League Sebut Kasus 115 Dakwaan Man City Makan Waktu Lebih Lama dari Perkiraan

KOMPAS.com -Kepala Eksekutif Premier League, Richard Masters, secara terbuka mengakui adanya peningkatan rasa frustrasi di tengah penundaan putusan terkait dugaan pelanggaran finansial yang melibatkan klub Manchester City.

KOMPAS.com -Kepala Eksekutif Premier League, Richard Masters, secara terbuka mengakui adanya peningkatan rasa frustrasi di tengah penundaan putusan terkait dugaan pelanggaran finansial yang melibatkan klub Manchester City.

Suasana penuh ketidakpastian terus menyelimutiManchester Citysambil menanti kejelasan dari total 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan yang berada di bawah yurisdiksiPremier League.

Manchester City telah secara konsisten membantah semua tuduhan sejak pertama kali didakwa pada Februari 2023.

Menanggapi lambatnya proses investigasi,Richard Mastersmenegaskan bahwa pihaknya harus tetap mematuhi regulasi kerahasiaan internal yang berlaku.

“Aturan kami sangat jelas mengenai hal itu, saya harus menjaga kerahasiaan segala hal hingga kami siap mengumumkan keputusan dan menjelaskannya,” kata Masters kepada Sky News dikutip dariReuters, Rabu (19/8/2026).

Baca juga:Terungkap Momen Panas Guardiola dan Kyle Walker di Man City

"Saya tidak bisa memberikan informasi terbaru mengenai jadwal atau apa yang sedang terjadi."

“Hanya ada satu jalan yang bisa ditempuh dalam hal ini, yaitu membiarkan prosesnya berjalan sesuai prosedur.”

“Proses ini memakan waktu lebih lama dari yang diperkrirakan, dan saya memahami rasa frustrasi yang ada,” lanjutnya.

Di sisi lain, masa transisi tengah dihadapi klub jelang bergulirnya musim baru di bawah arahan manajer anyarEnzo Maresca, menggantikanPep Guardiolayang telah pergi setelah satu dekade mempersembahkan berbagai gelar bergengsi.

Klub berjuluk The Citizens tersebut dijadwalkan akan segera memulai laga perdana kampanye domestik dengan menjamu Bournemouth di kandang pada akhir pekan ini.

Baca juga:Gagal Raih Gelar Perdana untuk Man City, Maresca Langsung Fokus ke Liga Inggris

Selain menyoroti masalah domestik, Richard Masters juga melontarkan kritik tajam terhadap rencana kontroversial terkait hak siar Piala Dunia yang digagas oleh Presiden FIFA,Gianni Infantino.

Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kehancuran yang diciptakan oleh institusi sepak bola dunia itu sendiri.

Rencana pembentukan wadah komersial melalui FIFA Forward Enterprise atau FFA sempat menuai polemik besar sebelum akhirnya dibatalkan akibat gelombang penolakan keras dari berbagai konfederasi.

Organisasi seperti UEFA bahkan sempat melayangkan ancaman boikot terhadap seluruh kompetisi resmi yang diselenggarakan FIFA.

Baca juga:Rodri Sepakat ke Barcelona, Man City Kembali Sasar Enzo Fernandez

Sebagai respons atas kemelut tersebut, Richard Masters menyatakan dukungannya terhadap sikap tegas Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, yang menarik dukungan dari kepemimpinan Gianni Infantino, seraya mendesak adanya figur baru yang mampu merangkul kembali keutuhan sepak bola global.

“Ini adalah masalah yang diciptakan FIFA sendiri,” kata Masters dikutip dari BBC Sport.

“Ini adalah luka yang ditimbulkan sendiri. Organisasi ini telah menekan tombol penghancuran diri, dan konsekuensi dari hal itu akan memengaruhi solusi yang perlu ditemukan.”

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautanhttps://bit.ly/BantuWargaNTT