Bukan Saat Bela Timnas Indonesia, Momen Laga Ini yang Buat Emil Audero Menangis

Bukan Saat Bela Timnas Indonesia, Momen Laga Ini yang Buat Emil Audero Menangis

Suara.com -KiperTimnas Indonesia,Emil Auderomengungkapkan dirinya sempat masuk pertimbanganJuventuspada bursa transfer musim panas.

Suara.com -KiperTimnas Indonesia,Emil Auderomengungkapkan dirinya sempat masuk pertimbanganJuventuspada bursa transfer musim panas.

Dalam wawancara dengan GianlucaDiMarzio.com, Audero mengungkapkan bahwa dirinya berpeluang kembali memperkuat Juventus pada bursa transfer musim panas.

Namun, rencana tersebut tidak terwujud karena sejumlah alasan.

"Pada musim panas, mereka mempertimbangkan saya dan beberapa kiper lainnya. Namun, kesepakatan itu tidak tercapai karena beberapa alasan," kata Audero.

Emil mengaku hanya menunggu kepastian mengenai pilihan terbaik untuk kelanjutan kariernya.

Selama menunggu, Audero tetap berlatih agar selalu siap menghadapi kemungkinan apa pun.

Selain peluang kembali ke Juventus, Audero juga mengenang salah satu momen paling emosional sepanjang kariernya, yakni ketika menggagalkan penalti pada menit ke-96 dalam DerbyGenoapada 2022.

Penyelamatan tersebut menjadi momen istimewa mengingat besarnya taruhan dalam pertandingan rivalitas sepak bola di Kota Genoa, Italia.

"Melihat apa yang dipertaruhkan saat itu, jika pertandingan tersebut berlangsung bukan di Genoa, melainkan di Manchester, mungkin sudah ada film tentangnya di Netflix," ujar kiperRayo Vallecanotersebut.

Emil mengaku tidak menyangka penyelamatan tersebut mendapat respons luar biasa dari masyarakat.

Bahkan, sejumlah orang sampai mengabadikan aksinya melalui tato, sementara berbagai sudut kota dipenuhi pembicaraan mengenai momen tersebut.

"Itu sesuatu yang gila. Setelah pertandingan, saya langsung menangis. Itu pertama kalinya saya menangis karena sepak bola," tutur Audero.

Karier senior Audero dimulai ketika ia menjalani debut bersama Juventus pada 27 Mei 2017, saat usianya baru menginjak 20 tahun.

Momen itu terjadi sekitar sepekan sebelum Juventus menghadapi Real Madrid dalam final Liga Champions di Cardiff.

"Saya beruntung bisa menjalani debut di Juventus yang sangat hebat. Namun, saya pikir Emil yang sekarang akan lebih menikmati pengalaman itu," katanya.