Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi

I.League mendesak kepolisian mengusut tuntas kematian suporter remaja Persib di Bogor secara transparan.

I.League mendesak kepolisian mengusut tuntas kematian suporter remaja Persib di Bogor secara transparan.

Seluruh elemen sepak bola diimbau menahan diri dan menghentikan penyebaran spekulasi belum terverifikasi.

Tragedi Pakansari menjadi pengingat pentingnya menciptakan ruang aman dan menjaga kepercayaan publik sepak bola.

Suara.com -I.League menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ARK, remaja berusia 16 tahun yang merupakan pendukungPersib Bandungasal Kabupaten Bogor. Kejadian dilaporkan terjadi setelah laga antaraGarudayaksaFC vs Persib Bandung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

I.League yang merupakan operator kompetisi sepak bola Indonesia meminta seluruh pihak menghormati proses hukum dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut peristiwa tersebut menjadi keprihatinan bersama bagi sepak bola Indonesia.

Ia menyampaikan simpati kepada keluarga korban sekaligus mendukung upaya kepolisian untuk mengungkap fakta di balik kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban," kata Ferry Paulus dalam keterangannya.

"Kami mendukung penuh proses pengusutan oleh Kepolisian agar fakta terungkap secara menyeluruh." jelas sosok yang akrab disapa FP itu.

I.League menegaskan dukungannya terhadap kepolisian untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, profesional, dan objektif.

Langkah itu diharapkan dapat mengungkap fakta serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, I.League mengimbau seluruh elemen sepak bola, mulai dari klub, suporter, hingga masyarakat, agar menahan diri dan tidak menyebarkan spekulasi maupun informasi yang kebenarannya belum dipastikan.

Menurut I.League, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kepercayaan publik merupakan aspek mendasar dalam sepak bola.

Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mengedepankan empati dan menghormati keluarga yang tengah berduka.

I.League juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga sepak bola Indonesia agar tetap menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat, termasuk para suporter yang datang mendukung tim kebanggaannya.

Hingga kini, I.League menyatakan mendukung proses pengusutan oleh kepolisian dan mengajak publik untuk menunggu hasil penyelidikan tanpa mendahului proses hukum.

"Kami juga mengimbau seluruh insan sepak bola untuk tidak berspekulasi dan menghormati proses hukum, karena kejadian seperti ini dapat mencederai kepercayaan publik terhadap sepak bola,” pungkasnya.