Bintang Bayern Munich Luis Diaz beri kabar terbaru soal cedera setelah kondisinya sempat dikhawatirkan saat melawan Arsenal di Liga Champions

Bintang Bayern Munich Luis Diaz beri kabar terbaru soal cedera setelah kondisinya sempat dikhawatirkan saat melawan Arsenal di Liga Champions

Bayern Munich mencemaskan kondisi Luis Diaz setelah pemain sayap itu mengalami masalah kebugaran dalam laga Liga Champions melawan Arsenal. Pemain timnas Kolombia tersebut masuk sebagai pengganti pada babak kedua, tetapi terpaksa ditarik keluar beberapa saat sebelum peluit akhir berbunyi di Allianz

Bayern Munich mencemaskan kondisi Luis Diaz setelah pemain sayap itu mengalami masalah kebugaran dalam laga Liga Champions melawan Arsenal. Pemain timnas Kolombia tersebut masuk sebagai pengganti pada babak kedua, tetapi terpaksa ditarik keluar beberapa saat sebelum peluit akhir berbunyi di Allianz Arena.

Raksasa Jerman itu bermain imbang 2-2 dalam laga sengit melawan Arsenal pada Selasa malam, tetapi hasil tersebut tertutupi oleh kekhawatiran terhadap penyerang andalan mereka. Diaz memulai laga di bangku cadangan sebelum masuk pada menit ke-68 menggantikan Ismael Saibari ketika Vincent Kompany mencari gol kemenangan. Namun, penampilannya berakhir lebih cepat setelah ia harus ditarik keluar pada menit ke-90. Ia meninggalkan lapangan dengan raut frustrasi yang terlihat jelas.

Diaz terlihat duduk di lapangan menjelang akhir pertandingan dan memberi tahu staf medis bahwa ia tidak bisa melanjutkan permainan karena merasa tidak nyaman pada ototnya. Situasi ini masih menjadi perhatian petinggi Bayern karena sang pemain sayap sudah mengalami masalah kebugaran ringan menjelang pertandingan di kompetisi Eropa tersebut. Keputusan untuk memainkannya sebagai pemain pengganti kini dipertanyakan, terutama karena ia tidak mampu menuntaskan 20 menit tersisa dalam laga itu.

Apa yang terjadi di lapangan langsung menimbulkan kekhawatiran dalam laga tersebut. Rekan-rekan setim, staf, dan para suporter sangat mencemaskan seberapa parah cederanya. Namun, kecemasan itu berubah menjadi kelegaan ketika pemain berusia 29 tahun tersebut terlihat meninggalkan stadion tanpa bantuan, dengan sikap tenang dan ceria yang sangat berbeda dari kondisinya saat berada di lapangan.

Berbicara langsung kepadaSky Sportpada Rabu dini hari, sang pemain berusaha meredakan kekhawatiran yang masih ada dengan meyakinkan para penggemar bahwa masalah tersebut "tidak serius". Ia yakin bisa segera pulih dan menambahkan bahwa dirinya berharap dapat kembali bermain setelah beristirahat selama beberapa hari saja.

Kompany mengakui bahwa situasi medis tersebut tidak ideal, terutama karena masalah itu kembali terjadi. Berbicara kepada media tak lama setelah peluit akhir, pelatih asal Belgia itu mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi pemain sayap andalannya. Ia mengatakan bahwa meski belum berbicara panjang lebar dengan sang pemain, tanda-tandanya cukup mengkhawatirkan.

"Kami tidak berbicara lama. Saya harap kondisinya tidak buruk. Namun, ketika hal itu terjadi untuk kedua kalinya, Anda tentu sedikit khawatir," jelas Kompany kepadaDAZN.

Sebelum pertandingan melawan Arsenal dimulai, Kompany sudah menjelaskan bahwa kondisi fisik Diaz belum 100 persen. Sang pelatih mengungkapkan bahwa pemain tersebut melewatkan sebagian sesi latihan, tetapi sangat ingin berkontribusi di Liga Champions. "Dia tidak berlatih 100 persen, tetapi pagi ini berkata, 'Pelatih, saya ingin berada di sana dan saya ingin bermain.' Bisa berada di bangku cadangan adalah hal yang baik bagi kami. Dia bisa berperan dan kemungkinan akan mendapat kesempatan bermain jika merasa baik saat pemanasan," kata Kompany sebelum laga dimulai.

Bayern kini harus menunggu dengan cemas untuk melihat respons Diaz terhadap perawatan dalam 48 jam ke depan. Dengan persaingan memperebutkan gelar Bundesliga yang semakin sengit dan pertandingan-pertandingan berikutnya di kompetisi Eropa menanti, kehilangan pemain dengan kualitas seperti dirinya akan menjadi pukulan besar bagi rencana taktik Kompany. Skuad Bayern sudah menghadapi jadwal padat, dan kedalaman mereka di posisi sayap akan diuji jika pemain asal Kolombia itu harus absen untuk sementara waktu.

Meski penilaian sang pemain terhadap kondisinya positif, tim medis kemungkinan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada kerusakan jangka panjang. Klub berharap perkiraan Diaz bahwa ia akan pulih dalam waktu singkat terbukti tepat, seiring upaya mereka melanjutkan momentum dari penampilan-penampilan terakhir.

Mengawali karir di dunia jurnalistik pada tahun 2000 dengan liputan utama di bidang hukum dan kriminal, politik, serta sosial masyarakat. Namun di tengah pekerjaan itu, selalu berusaha meliput kegiatan olahraga, terutama pertandingan sepakbola, cabang olahraga yang saya gemari dan mainkan sejak kanak-kanak.

Pada 2002 bergabung ke Harian Terbit dengan fokus liputan olahraga umum, sampai akhirnya hijrah ke Goal pada 2009 yang membuat kecintaan kepada sepakbola tersalurkan. Saya lebih difokuskan meliput kegiatan sepakbola nasional, dan menangani koresponden.

Hadirnya sejumlah pemain keturunan yang memperkuat timnas Indonesia dalam dua tahun terakhir membuat saya menaruh perhatian kepada mereka, terutama yang berkarir di luar negeri, memberikan penilaian terhadap kinerja pemain di klub masing-masing.

Bidang yang ditekuni:

Menganalisa dan meliput pertandingan Super League

Memberikan penilaian terhadap pemain abroad

Editorial dan artikel sepakbola nasional dan internaional

Momen tak terlupakan:

Meyaksikan pertandingan terakhir enam besar Persirakatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta ketika PSMS Medan melawan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya menghadapi PSM Makassar pada 1986 saat masih kanak-kanak. Di samping merasa senang dengan atmosfer yang tercipta di stadion, ada perasaan takut juga, karena banyak benda yang dilempar dari atas.