Bintang Barcelona "pincang", Flick menanti kondisinya sebelum duel Paris

Bintang Barcelona "pincang", Flick menanti kondisinya sebelum duel Paris

Kekhawatiran akan ketidakhadirannya di laga Parc des Princes

Kekhawatiran akan ketidakhadirannya di laga Parc des Princes

Keraguan menyelimuti kesiapan bek Barcelona asal Prancis, Jules Kounde, untuk menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions, setelah ia kembali ke Barcelona dalam kondisi pincang usai kemenangan 5-2 atas Real Betis pada Sabtu, sebelum langsung menuju pusat medis klub untuk menjalani pemeriksaan guna menentukan jenis keluhan yang dialaminya dan tingkat keparahannya.

Surat kabar Spanyol "Sport" menyebutkan bahwa Kounde menuju pusat medis tanpa melewati ruang ganti, sebuah langkah yang bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fisiknya dan mengungkap kemungkinan ia mengalami cedera, di tengah penantian di dalam klub Catalunya tersebut mengenai kemampuannya untuk tampil dalam laga Eropa yang dinantikan.

Pemeriksaan ini datang pada waktu yang sensitif bagi Barcelona, yang sedang bersiap menghadapi Paris Saint-Germain pada Selasa, sebelum laga El Clasico melawan Real Madrid pada Minggu mendatang.

Rombongan tim dijadwalkan bertolak ke Paris pada Senin, sehingga hasil pemeriksaan menjadi penentu bagi status bek Prancis itu untuk laga tersebut.

Kepulangan rombongan Barcelona dari Sevilla ke Catalunya terdampak badai yang menerjang wilayah tersebut, setelah kondisi cuaca menghalangi pesawat untuk terbang sesuai jadwal yang ditentukan, sehingga para pemain harus menghabiskan malam di Sevilla sebelum kembali pada siang hari Minggu, hal yang mendorong staf kepelatihan untuk menyusun kembali program tim.

Kekhawatiran tidak terbatas pada Kounde saja, karena Barcelona juga menunggu hasil pemeriksaan Eric Garcia, yang juga tidak mampu menyelesaikan laga melawan Betis.

Pelatih Hansi Flick menantikan kepastian kondisi medis kedua bek tersebut sebelum mengambil keputusan mengenai susunan tim menghadapi Paris Saint-Germain, mengingat pentingnya laga Eropa itu dan terbatasnya waktu persiapan yang tersedia.