Bernardo Silva Bikin Mourinho Dihadapkan pada Dilema di Real Madrid

Bernardo Silva Bikin Mourinho Dihadapkan pada Dilema di Real Madrid

Bernardo Silva membuat Jose Mourinho menghadapi dilema di Real Madrid. Kehadirannya menawarkan kontrol permainan, tetapi Valverde dan Tchouameni sulit disingkir

Bernardo Silva membuat Jose Mourinho menghadapi dilema di Real Madrid. Kehadirannya menawarkan kontrol permainan, tetapi Valverde dan Tchouameni sulit disingkir

Liputan6.com, Jakarta -Bernardo Silvamenghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di lini tengahReal Madrid. Gelandang asal Portugal itu harus bersaing denganFederico ValverdedanAurelien Tchouameniyang sejauh ini menjadi pilihan utamaJose Mourinho.

Bernardo didatangkan Madrid secara gratis dari Manchester City pada musim panas. Ia sempat terlihat sebagai salah satu solusi ketika Tchouameni belum tersedia, tetapi menit bermainnya mulai berkurang dalam beberapa pertandingan terakhir.

MenurutAS, jalur paling alami bagi Bernardo untuk masuk ke lini tengah Madrid adalah dengan menggeser Valverde atau Tchouameni. Masalahnya, kedua pemain tersebut memiliki peran penting dalam struktur permainan Mourinho.

Situasi itu membuat Mourinho harus mencari cara untuk memanfaatkan kemampuan Bernardo tanpa mengorbankan keseimbangan lini tengah. Gelandang Portugal tersebut memiliki pengalaman dan kualitas penguasaan bola yang bisa membantu Madrid mengontrol permainan.

Kebutuhan terhadap kemampuan Bernardo terlihat dalam kekalahan 1-2 dari Atletico Madrid. Madrid kesulitan menguasai bola dan mengatur tempo permainan, sebelum Bernardo masuk pada 15 menit terakhir dan turut membawa perubahan pada periode terbaik tim meski mereka bermain dengan 10 pemain.

Bernardo memang tidak didatangkan khusus untuk menjadi kreator utama Madrid. Namun, pengalamannya bermain di area tengah bersama Manchester City membuatnya menjadi opsi bagi Mourinho ketika membutuhkan ketenangan dalam penguasaan bola.

Dari 460 penampilan Bernardo bersama Manchester City, sebanyak 264 di antaranya dijalani dalam peran di lini tengah. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 57 persen dari seluruh penampilannya bersama klub Inggris tersebut.

Bernardo mengawali dua pertandingan liga pertama melawan Espanyol dan Real Sociedad sebagai starter. Setelah itu, ia hanya kembali menjadi starter saat menghadapi Rayo Vallecano dan memasuki jeda internasional dengan total 282 menit bermain musim ini.

ASmenyebut keberadaan Valverde dan Tchouameni menjadi alasan utama sulitnya Bernardo masuk secara reguler ke starting XI. Keduanya memberikan kekuatan fisik, perlindungan defensif, serta fleksibilitas taktik yang penting karena Madrid memiliki banyak pemain dengan karakter menyerang.

Mourinho kini harus menemukan formula untuk mendapatkan kontrol yang bisa diberikan Bernardo tanpa merusak keseimbangan dua gelandangnya. Peran Bernardo tetap penting bagi Madrid, tetapi cara Mourinho menggunakannya setelah jeda internasional masih menjadi tanda tanya.

Sumber: Madrid Universal

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Manchester United Hidupkan Minat Pada Bintang Crystal Palace Ini?