Bola basket di Bogor sedang bangkit usai Hornbills musim lalu menjadi juara IBL.
Liputan6.com, Jakarta -KesuksesanBogor Hornbillsmenjuarai Indonesian Basketball League (IBL) menjadi suntikan motivasi bagi perkembanganbola basketdi KabupatenBogor. Prestasi tersebut turut membangkitkan antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menekuni olahraga bola basket.
Momentum ini ingin dimanfaatkan Andromeda Basketball Club untuk memperkuat pembinaan atlet usia dini. Klub yang bermarkas di GOR Darussalam, Kota Wisata, tersebut berkomitmen memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kemampuan, sekaligus membuka jalan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Saat ini, Andromeda membina pemain dari kelompok usia 10 hingga 18 tahun. Klub tersebut telah memiliki sekitar 75 pemain, baik yang bergabung melalui pendaftaran mandiri maupun program beasiswa.
Ketua manajemen Andromeda, Jarot, mengatakan keberhasilan Bogor Hornbills memberikan dampak positif terhadap gairah bola basket di wilayah Kabupaten Bogor. Menurutnya, prestasi di level profesional bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk mulai berlatih dan mengejar cita-cita sebagai pemain basket.
"Kita ingin memberikan anak-anak kita fasilitas untuk bisa mengembangkan diri di olahraga bola basket. Menurut saya, dari sisi basket di Bogor ini kita lagi naik daun dengan Hornbills yang baru menang IBL. Kesuksesan Hornbills itu meningkatkan animo anak-anak untuk bermain basket," ujar Jarot.
Andromeda juga berupaya membangun lingkungan pembinaan yang melibatkan orang tua. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar para pemain muda mendapatkan dukungan yang memadai dalam mengasah keterampilan dan mengembangkan potensi mereka.
"Andromeda selalu berkolaborasi dengan orang tua murid untuk memberikan fasilitas atau wadah bagi anak-anak meningkatkan skill bola basket," tutur Jarot.
Perjalanan Andromeda Basketball Club tidak dimulai sebagai klub basket seperti sekarang. Ketua Andromeda, Lukman Firmansah, menjelaskan bahwa klub tersebut awalnya berangkat dari kegiatan ekstrakurikuler bola basket sebelum berkembang menjadi wadah pembinaan yang lebih terstruktur.
Andromeda pertama kali berdiri di Jakarta Selatan. Pada 2022, klub tersebut kemudian pindah ke Bogor dengan tujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk merasakan atmosfer kejuaraan antarklub di Kabupaten Bogor.
"Andromeda sebenarnya berdiri di Jaksel. Tahun 2022 pindah ke Bogor. Awalnya kita ekskul basket, kemudian saya jadikan klub. Tujuannya waktu itu agar anak-anak kita bisa merasakan kejuaraan antarklub di Kabupaten Bogor. Awalnya 10 orang, sekarang ada sekitar 75 anak," kata Lukman.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Perkembangan jumlah pemain tersebut menjadi salah satu pijakan bagi Andromeda untuk terus memperluas pembinaan. Klub ini tidak hanya ingin menjadi tempat berlatih, tetapi juga berupaya mencetak pemain yang mampu bersaing di level lebih tinggi. Lukman berharap, suatu saat Andromeda dapat mengikuti jejak Bogor Hornbills dalam mengharumkan nama daerah melalui prestasi bola basket. Namun, untuk saat ini, fokus utama klub tetap pada pembinaan usia muda dan pemberian kesempatan seluas-luasnya kepada talenta lokal. "Harapan ke depannya semoga bisa nyusul kesuksesan Hornbills. Fokus saat ini pembinaan, memberikan kesempatan pada generasi muda di Kabupaten Bogor. Semoga di wilayah kita ini banyak yang menjadi pemain nasional, ada bibit muncul dari Bogor," sambung Lukman.