“Barcelona memainkan sepak bola yang lebih baik”: Maxi Lopez klaim bintang Atletico Madrid Julian Alvarez memilih klub yang salah setelah hengkang dari Manchester City

“Barcelona memainkan sepak bola yang lebih baik”: Maxi Lopez klaim bintang Atletico Madrid Julian Alvarez memilih klub yang salah setelah hengkang dari Manchester City

Mantan penyerang Argentina Maxi Lopez menilai Julian Alvarez keliru bergabung dengan Atletico Madrid dan seharusnya memilih Barcelona. Mantan bintang Catania itu mengklaim janji-janji yang tidak ditepati di ibu kota Spanyol menghambat perkembangan sang penyerang. Menurutnya, kepindahan ke Katalonia

Mantan penyerang Argentina Maxi Lopez menilai Julian Alvarez keliru bergabung dengan Atletico Madrid dan seharusnya memilih Barcelona. Mantan bintang Catania itu mengklaim janji-janji yang tidak ditepati di ibu kota Spanyol menghambat perkembangan sang penyerang. Menurutnya, kepindahan ke Katalonia akan membawa permainan Alvarez ke level yang lebih tinggi.

Lopez secara terbuka mempertanyakan keputusan Alvarez untuk bertahan di Atletico. Mantan pemain Barcelona itu menilai rekan senegaranya membuat pilihan yang keliru pada bursa transfer musim panas yang penuh gejolak. Alvarez menjadi sorotan utama saat menjalani tugas internasional bersama Argentina. Masa depannya ramai diperdebatkan sebelum ia akhirnya kembali ke ibu kota Spanyol untuk bermain di bawah asuhan Diego Simeone.

Namun, Lopez merasa penyerang produktif itu akan jauh lebih cocok berada di lingkungan lain. Ia menyebut bergabung dengan klub seperti Barcelona akan menjadi langkah karier terbaik bagi bintang asal Amerika Selatan tersebut.

Bagian paling mencolok dari penilaian Lopez berkaitan dengan dugaan persoalan di balik layar Atletico. Ia mengklaim petinggi klub gagal memenuhi janji yang sebelumnya diberikan kepada sang pemain.

“Saat itu, ia ingin meninggalkan City untuk mendapatkan menit bermain, karena ada sosok lain, ‘alien yang lain’ [Erling Haaland], di sisinya dan ia tidak mendapat tempat,” jelas Lopez, seperti dikutipAS. “Ia pergi ke Atletico dan mendapatkan menit bermain. Lalu ada pembicaraan dengan jajaran direksi, sejumlah hal disampaikan dan mereka menjanjikan sesuatu kepadanya yang kemudian tidak dipenuhi.”

Lopez menegaskan bahwa Alvarez membutuhkan sistem yang benar-benar sesuai dengan karakteristiknya. Ia mengatakan: “Ia adalah penyerang nomor 9 tim nasional Argentina. Karena itulah saya ingin melihatnya di Barcelona. Sejujurnya, saya ingin melihatnya di tim lain musim panas ini, karena itu akan lebih mengembangkan kemampuannya.”

Lopez memiliki pengalaman langsung untuk menilai kehidupan di bawah sistem taktik Simeone yang menuntut. Keduanya pernah bekerja sama pada musim 2011 saat sama-sama berada di klub Italia, Catania. Meski menghormati pencapaian mantan pelatihnya itu, Lopez tetap tidak yakin sistem tersebut cocok bagi Alvarez.

“Saya menyampaikan pilihan pribadi dan apa yang saya lihat untuk perkembangan Julian,” kata Lopez. “Saya akan pergi ke Barcelona. Menurut saya, apa yang dilakukan Cholo bersama Atletico patut mendapat pujian, karena saat saya tiba di Spanyol, Atletico tidak bersaing memperebutkan apa pun. Ia membangun kembali klub itu. Namun, untuk permainan Julian, saya akan memilih tim yang bermain lebih baik, dan bagi saya Barcelona bermain lebih baik.”

Terlepas dari ramainya pembicaraan di luar klub mengenai masa depannya, Alvarez kini harus fokus menunjukkan performa di lapangan. Penyerang Argentina itu tetap menjadi bagian penting dari rencana Simeone untuk musim ini. Sejauh ini, ia mencatatkan dua gol dan dua assist dalam sembilan penampilan di semua kompetisi.

Mengawali karier sebagai penulis magang diGOAL Indonesiapadaawal 2021, Yosua kemudian diangkat menjadi jurnalis di tahun yang sama dan hingga kini konsisten menulis dengan fokus utama pada Real Madrid serta jagat La Liga Spanyol.

Lahir dan besar di Salatiga, kecintaan Yosua pada sepakbola berakar pada klub lokal, PSISa Salatiga serta PSIS Semarang. Namun, perjalanan cintanya tidak berhenti di sana. Aksi duo kidal Real Madrid, Raul Gonzalez dan Guti Hernandez, memperkenalkan Yosua pada dunia sepakbola Eropa dan menumbuhkan rasa kagum yang kemudian berkembang menjadi spesialisasi profesional.

Terjun meliput langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia menjadi salah satu pengalaman paling berkesan baginya. Di turnamen itu, Yosua berkesempatan bertemu sekaligus mewawancarai para wonderkid yang kini mulai bersinar di level elite: Marc Guiu, Franco Mastantuono hingga Claudio Echeverri.

Bidang keahlian Yosua di GOAL Indonesia di antaranya:

Mengulas dunia La Liga Spanyol, khususnya Real Madrid

Analisis preview pertandingan dengan pendekatan taktik dan naratif

Editorial sepakbola internasional

Penelusuran pemain muda dan perkembangan talenta global