Barcelona Cemas Karena Raphinha Dipanggil Timnas Brasil

Barcelona Cemas Karena Raphinha Dipanggil Timnas Brasil

Barcelona khawatir sang kapten kembali cedera akibat beban pertandingan dan perjalanan internasional.

Barcelona khawatir sang kapten kembali cedera akibat beban pertandingan dan perjalanan internasional.

Liputan6.com, Jakarta -Keputusan Carlo Ancelotti memanggilRaphinhakeTimnas Brasiluntuk jeda internasional November 2026 membuatBarcelonakhawatir. Blaugrana tidak ingin sang kapten kembali mengalami cedera seperti yang terjadi pada jeda internasional sebelumnya.

Raphinha pernah mengalami cedera paha setelah dimainkan dalam pertandingan Brasil melawan Australia. Akibatnya, ia harus absen membela Barcelona dalam sejumlah pertandingan.

Padahal, winger asal Brasil tersebut mengawali musim dengan performa impresif. Ia bahkan mencetak hat-trick dalam dua pertandingan beruntun sebelum mengalami masalah kebugaran.

Setelah pulih, performa Raphinha belum sepenuhnya kembali ke level terbaiknya. Kondisi tersebut membuat Barcelona mempertanyakan keputusan Ancelotti yang kembali memanggilnya.

Menurut laporan eksklusifThe Touchline, Barcelona terkejut dengan keputusan Ancelotti memasukkan Raphinha ke skuad Brasil. Pasalnya, kondisi fisik sang pemain dinilai belum sepenuhnya pulih dari cedera sebelumnya.

Ancelotti juga mendapat sorotan karena dianggap terlalu sering memainkan Raphinha tanpa memberikan waktu istirahat yang cukup. Barcelona khawatir beban bermain berlebihan kembali mengganggu kebugaran pemain berusia 29 tahun tersebut.

Kekhawatiran itu semakin besar karena Raphinha memiliki riwayat cedera ketika menjalani tugas internasional. Klub tidak ingin kehilangan pemain penting akibat pengelolaan menit bermain yang kurang tepat.

Hansi Flick sebelumnya mengungkapkan bahwa Raphinha meminta diganti saat El Clasico karena tubuhnya tidak sanggup menahan beban fisik. Pelatih Barcelona tersebut berusaha menjaga kondisi sang pemain, tetapi klub khawatir Brasil tidak melakukan hal serupa.

Brasil dijadwalkan menghadapi dua pertandingan persahabatan di Singapura pada 14 dan 17 November 2026. Agenda tersebut mengharuskan para pemain menempuh perjalanan hampir 11.000 kilometer.

Perjalanan panjang di tengah padatnya jadwal pertandingan berpotensi menambah beban fisik Raphinha. Situasi ini menjadi perhatian Barcelona karena sang winger belum sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya.

Menariknya, Ancelotti tidak memanggil pemain Palmeiras dan Flamengo demi menghormati komitmen kedua klub di kompetisi domestik. Kebijakan tersebut membuat keputusan pemanggilan Raphinha semakin disorot oleh kubu Barcelona.

Barcelona kini berharap Raphinha bisa menyelesaikan tugas internasional tanpa mengalami cedera baru. Blaugrana tentu tidak ingin kehilangan sang kapten hanya karena beban pertandingan yang sebenarnya bisa dikelola dengan lebih baik.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Krisis Lini Belakang Barcelona Memburuk

Faktor Kunci Bagi Barcelona untuk Rekrut Lisandro Martinez

Liverpool Tertarik Permanenkan Ronald Araujo

Krisis Lini Belakang Barcelona Memburuk