Enrique Cerezo, Presiden klub Atletico Madrid, mengakhiri polemik seputar masa depan pemain asal Argentina, Julian Alvarez, dengan menegaskan bahwa klub berkomitmen mempertahankan penyerangnya dan tidak memiliki niat sedikit pun untuk menjualnya. Pernyataan ini bersamaan dengan kembalinya sang pemain ke dalam skuad tim di tengah antusiasme para suporter, setelah musim panas yang diwarnai spekulasi berkelanjutan mengenai masa depannya.
Cerezo, dalam pernyataan yang dikutip surat kabar Katalan "Sport", mengatakan bahwa Alvarez adalah pemain Atletico Madrid, sekaligus menekankan bahwa klub tidak pernah berpikir untuk menjualnya, dan bahwa penyerang Argentina itu selalu berada dalam rencana tim serta tersedia bagi pelatih Diego Simeone untuk diturunkan kapan pun ia mau.
Presiden Atletico Madrid itu menambahkan: "Kami tidak pernah berniat menjualnya, ia adalah pemain Atletico Madrid dan tersedia bagi pelatih untuk diturunkan kapan pun ia mau," dalam sebuah pesan tegas yang bertujuan mengakhiri spekulasi yang mengaitkan nama pemain tersebut dengan kepergian dari Stadion Metropolitano selama bursa transfer musim panas.
Pernyataan Cerezo muncul saat Alvarez telah mendapatkan kembali tempatnya dalam skuad Atletico Madrid, setelah spekulasi seputar masa depannya mewarnai pemberitaan dalam beberapa pekan terakhir, di tengah perhatian media yang luas terhadap posisi sang pemain dan reaksi para suporter klub terhadapnya.
Pembicaraan Presiden Atletico tidak berhenti pada masa depan Alvarez, karena ia beralih ke isu lain yang lebih sensitif terkait hubungan dengan Barcelona, dengan latar belakang pernyataan sebelumnya dari Miguel Angel Gil Marin, CEO klub, yang mengkritik apa yang ia anggap sebagai ketiadaan rasa hormat dari sejumlah klub selama pergerakan dan negosiasi di bursa transfer.
Ketika Cerezo ditanya apakah Barcelona secara khusus telah bertindak dengan cara yang sama terhadap Atletico Madrid, ia menjawab dengan nada tegas: "Yang saya anggap adalah bahwa Barcelona tidak berada pada level yang semestinya, dan tidak melakukan apa yang biasanya mereka lakukan dalam situasi seperti ini."
Pernyataan Cerezo mengungkapkan berlanjutnya ketegangan antara kedua klub setelah musim panas yang diwarnai pergerakan dan negosiasi yang memicu banyak polemik, di saat Atletico berupaya menutup isu Alvarez secara final dan menegaskan keberlanjutan sang pemain dalam proyek Simeone, dengan perselisihan institusional dengan Barcelona yang tetap hadir dalam pemberitaan.