Suara.com -Pelatih Feyenoord,Giovanni van Bronckhorst, mengagumi perjalananComo FCyang berhasil bangkit dari kompetisi kasta bawah Italia hingga mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Pelatih keturunan Indonesiaitu menyebut perkembangan klub tersebut sebagai kisah dongeng yang semakin jarang terjadi dalam sepak bola modern.
Pernyataan itu disampaikan Van Bronckhorst dalam konferensi pers menjelang pertemuan Feyenoord vs Como FC diLiga Champions.
Van Bronckhorst menilai pencapaian Como dalam beberapa tahun terakhir merupakan sesuatu yang istimewa.
“Langkah-langkah yang mereka ambil dalam beberapa tahun terakhir hampir tidak pernah terlihat lagi dalam sepak bola modern. Ini seperti kisah dongeng, terutama bagi Como sendiri,” ujar Van Bronckhorst.
Selain mengagumi perjalanan Como, Van Bronckhorst juga menyoroti gaya bermain klub asal Italia tersebut.
Ia melihat adanya kemiripan pendekatan permainan Como dengan Barcelona, meski mengakui kedua tim belum berada pada level yang sama.
“Tentu saja, levelnya tidak seperti Barcelona, tetapi menurut saya cara mereka bermain cukup mirip,” kata Van Bronckhorst.
Klub yang dimiliki Hartono Bersaudara, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono itu sebelumnya menghabiskan waktu di kompetisi kasta bawah Italia sebelum berhasil kembali ke panggung tertinggi.
Michael Bambang Hartono merupakan bos Djarum yang lahir di Kudus, sementara Robert Budi Hartono kelahiran Semarang.
Presiden Como FC saat ini dipegang oleh Mirwan Suwarso yang kelahiran, Madiun, Jawa Timur.
Kebangkitan tersebut membuat perjalanan klub ini menarik perhatian, terutama karena mereka kini berpeluang mengukur kekuatan melawan tim-tim elite Eropa.
Bagi Van Bronckhorst, perkembangan Como menjadi contoh bahwa perubahan besar dapat terjadi dalam waktu relatif singkat melalui proyek klub yang berjalan dengan baik.