Malam kelam bagi Al Nassr
Al Nassr menelan kekalahan telak di kandang tuan rumah Al Ain, klub Uni Emirat Arab, setelah tumbang dengan skor 4-0 tanpa balas, pada Selasa malam kemarin, di Stadion Hazza bin Zayed, dalam laga pembuka perjalanannya di grup wilayah Barat Liga Champions Elite Asia.
Menurut surat kabar Saudi, Al Riyadiah, kekalahan ini merupakan kekalahan terbesar Al Nassr sepanjang sejarah keikutsertaannya di turnamen tersebut sejak diperkenalkan pada 2003, setelah menyamai hasil terburuk yang pernah dialami tim sebelumnya di kompetisi ini, yang juga berakhir dengan skor 4-0 tanpa balas.
Hossein Rahimi membuka keunggulan Al Ain pada menit ke-25, sebelum pemain yang sama kembali menambah gol kedua pada menit ke-63, dan merayakan kedua golnya bersama kakak kandungnya, Soufiane Rahimi, yang bersamanya memimpin lini depan tim Uni Emirat Arab tersebut.
Keunggulan Al Ain tidak berhenti sampai di situ, di mana Soufiane Rahimi menambah gol ketiga pada menit ke-72, sebelum penyerang Yunani yang masuk sebagai pemain pengganti, Georgios Giakoumakis, menutup empat gol tuan rumah pada menit ke-85.
Dengan hasil ini, Al Nassr kembali menghidupkan kenangan kekalahan terburuknya sepanjang sejarah keikutsertaannya di turnamen tersebut, yang dialami saat menghadapi Al Duhail dari Qatar, yang saat itu masih menggunakan nama "Lekhwiya", pada fase grup edisi 2016.
Kompetisi ini sebelumnya bernama Liga Champions Asia sebelum memasuki era "Elite" mulai musim 2024-2025, sehingga kekalahan Al Nassr dari Al Ain menjadi yang terbesar baginya di turnamen tersebut dengan kedua nama itu.
Tim ibu kota tersebut juga menelan kekalahan keduanya di bawah asuhan pelatih asal Australia, Ange Postecoglou, setelah kekalahan pertama dialami dari Al Ittihad dengan skor 2-1, dalam ajang Liga Roshn Saudi.
Al Nassr mencari pembalasan pada pekan kedua, saat menjamu Navbahor dari Uzbekistan di Riyadh, sementara Al Ain akan bertandang ke markas Al Quwa Al Jawiya dari Irak.