Pertandingan pekan kelima Liga Prancis antara Lyon dan Rennes sempat dihentikan sementara pada menit ke-36, setelah announcer menyampaikan dua peringatan terkait sebuah spanduk bermuatan rasis.
JaringanRMC Sportmenyebutkan bahwa segala sesuatunya berjalan baik bagi Lyon. Setelah awal yang kuat dalam laga melawan Rennes berkat dwigol Ernest Nuamah, pertandingan mengalami perubahan pada menit ke-36 ketika permainan dihentikan.
Penyebabnya adalah sebuah spanduk yang dikibarkan di tribun utara, bertuliskan "Saint-Étienne, sialan...", sebuah ungkapan menghina dalam bahasa Spanyol, yang dikibarkan sebelum pertandingan dimulai dan berlanjut sepanjang babak pertama.
Spanduk yang ditujukan untuk menyerang Saint-Étienne, yang dianggap sebagai "musuh" Lyon, tersebut memang sudah dikibarkan sebelum pertandingan dimulai.
Meski announcer telah menyampaikan peringatan pertama, kemudian peringatan kedua, sorakan rasis terhadap Saint-Étienne tetap berlanjut. Setelah delegasi pertandingan menyampaikan hal tersebut kepadanya, wasit Mathieu Vernice memutuskan untuk memulangkan para pemain ke ruang ganti.
Jika para pemain Rennes langsung menuju ruang ganti, para pemain Lyon justru tetap berada di lapangan, sementara pelatih asal Portugal Paulo Fonseca dan Corentin Tolisso menghampiri untuk berbicara dengan para suporter.
Dua pejabat, Mathieu Louis-Jean dan Michael Gerlinger, juga menuju lokasi kejadian dalam upaya memahami apa yang terjadi, dan spanduk tersebut segera diturunkan dari tribun.
Para pemain Lyon melakukan kunjungan singkat ke ruang ganti sebelum kembali lagi ke lapangan, dan setelah penghentian yang berlangsung selama 15 menit, pertandingan dilanjutkan pada menit ke-36 usai sesi singkat latihan untuk mengaktifkan kembali otot-otot.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum Kooora