Pelatih kepala Liverpool Andoni Iraola membahas posisi Bradley Barcola menjelang lawatan ke markas Crystal Palace pada Minggu. Pemain internasional Prancis itu dimainkan sebagai penyerang tengah pada pertengahan pekan, dan Iraola menjelaskan pertimbangan taktis di balik eksperimen tersebut.
Pelatih kepala Liverpool Andoni Iraola memaparkan rencananya untuk Bradley Barcola menjelang laga tandang Liga Primer Inggris di Selhurst Park. Dalam pertandingan Liga Champions melawan Fenerbahce pada Rabu, winger Prancis itu bergeser dari posisi biasanya di sayap untuk memimpin lini serang dari tengah.
Liverpool bertandang ke markas Crystal Palace dengan tekad mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di laga tandang liga musim ini.
Iraola menegaskan bahwa meski Barcola terutama bermain di sayap, kemampuannya mengisi beberapa posisi memberi tim pilihan taktis yang berharga.
Saat membahas fleksibilitas taktis Barcola,Iraola menyoroti pengalaman pemain berusia 24 tahun itu sebelumnya di Prancissembari menjelaskan alasannya mencoba menempatkan Barcola di tengah.
“Bradley adalah pemain sayap,” kata Iraola dalam konferensi pers sebelum pertandingan. “Sebagian besar ia bermain sebagai winger kiri, terkadang sebagai winger kanan, tetapi ia juga pernah bermain sebagai penyerang di PSG.”
“Itu sesuatu yang ingin saya coba. Saya pikir, menghadapi bek-bek tengah mereka, ia bisa menjadi ancaman, terutama dengan bergerak ke ruang di belakang mereka,” tambah sang pelatih.
Iraola menjelaskan bahwa Barcola akan menghabiskan sebagian besar waktunya di area sayap, meski ia tetap menjadi opsi untuk bergantian mengisi posisi penyerang tengah bersama pemain seperti Cody Gakpo dan Alexander Isak.
“Ia pemain sayap dan sebagian besar, yakni 90 persen dari waktu bermainnya, akan digunakan sebagai pemain sayap. Namun, itu adalah alternatif yang terkadang ingin saya coba,” jelas Iraola.
“Saya mencobanya dengan Cody saat melawan Chelsea di Carabao Cup. Mungkin bukan sejak awal, tetapi memang benar bahwa selama pertandingan, saya pikir itu adalah opsi yang bisa kami gunakan ketika Alex lelah dan kami membutuhkan tipe penyerang lain,” ujarnya.
Liverpool bertandang ke London untuk memburu kemenangan tandang keempat beruntun di Liga Primer Inggris, setelah meraih 10 dari total 15 poin mereka di laga tandang musim ini.
Iraola sendiri belum terkalahkan dalam seluruh 13 pertandingan tandangnya di Liga Primer Inggris sepanjang 2026, sehingga tinggal selangkah lagi bergabung dengan kelompok elite para pelatih.
Liverpool akan mempertimbangkan susunan lini serangnya dengan cermat saat mengincar tiga poin di Selhurst Park.
Ditulis olehAlvino Hanafi
Seorang jurnalis olahraga dengan pengalaman hampir satu dekade, memulai perjalanan profesionalnya di Tabloid BOLA yang legendaris di Indonesia dari tahun 2017 hingga edisi cetak terakhirnya pada Desember 2018. Setelah itu, ia bergabung dengan GOAL, berkontribusi sebagai penulis lepas untuk FIFA, serta bekerja di departemen media Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Bersamaan dengan karier jurnalistiknya, ia juga aktif sebagai komentatorplay-by-playsiaran langsung sepak bola Indonesia sejak tahun 2017. Meraih gelar sarjana Sejarah dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran, Bandung.