Andoni Iraola menantikan duel spesial Liverpool vs Villarreal di Liga Champions. Ia akan bertemu sahabatnya, Inigo Perez, dan mengenang laga terakhirnya bersama
Liputan6.com, Jakarta -PelatihLiverpool,Andoni Iraola, akan menghadapiVillarrealdalam pertandinganLiga Championsyang menghadirkan sejumlah kenangan penting dalam perjalanan kariernya. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Anfield pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB, sekaligus mempertemukannya kembali dengan sahabat dekatnya,Inigo Perez.
Iraola dan Perez pernah menjadi rekan setim di Athletic Bilbao sebelum bekerja sama di Rayo Vallecano. Setelah pensiun sebagai pemain, Perez direkrut Iraola untuk menjadi asistennya, tetapi keduanya berpisah ketika sang pelatih pindah ke Bournemouth pada 2023 karena Perez terkendala izin kerja.
Perez kemudian melanjutkan kariernya sebagai pelatih dan membawa Rayo Vallecano mencapai final Conference League musim lalu. Ia lalu mendapat kesempatan menangani Villarreal pada musim panas, sehingga pertemuan di Anfield menjadi momen istimewa bagi kedua sahabat tersebut.
Villarreal juga mengingatkan Iraola pada pertandingan terakhirnya sebagai pemain Athletic Bilbao. Dalam laga di San Mames tersebut, Athletic menang 4-0 dan Iraola turut mencetak gol, sekaligus membantu timnya memastikan tiket ke kompetisi Eropa.
Ingin tahu jadwal pertandingan Liga Champions terbaru? Intip selengkapnyadi sini.
Iraola mengakui pertemuan melawan Villarreal membuat komunikasinya dengan Perez sedikit berbeda dari biasanya. Keduanya terbiasa berbincang mengenai sepak bola, kompetisi yang mereka ikuti, staf kepelatihan, hingga keluarga, tetapi kini mereka harus menjaga jarak menjelang pertandingan.
Hubungan mereka telah terjalin sejak masa akademi Athletic Bilbao. Iraola mengaku merasa terhormat bisa berhadapan dengan Perez di panggung Liga Champions, meski situasi tersebut membuat persahabatan mereka terasa sedikit berbeda untuk sementara waktu.
"Bagi saya, ini pertandingan yang istimewa karena Inigo adalah sahabat saya. Kami sudah saling mengenal sejak masa akademi di Athletic Club, bermain bersama di tim utama, dan begitu dia pensiun, saya langsung merekrutnya untuk membantu saya sebagai asisten," kata Iraola.
"Kami telah melalui banyak hal bersama. Merupakan sebuah kehormatan bisa menghadapinya dalam pertandingan Liga Champions. Situasinya akan terasa sedikit aneh, tetapi dalam arti yang baik," lanjutnya.
Iraola mengungkapkan bahwa menjelang pertandingan, ia dan Perez mengurangi komunikasi agar fokus masing-masing tetap terjaga. Ia mengakui situasi tersebut tidak terlalu baik bagi hubungan mereka, meski keduanya memahami bahwa persaingan di lapangan harus menjadi prioritas.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Biasanya, mereka rutin bertukar pikiran mengenai Liga Spanyol, Liga Inggris, sepak bola, staf kepelatihan, dan keluarga. Namun, semakin dekat jadwal pertandingan, semakin jarang keduanya berkomunikasi. "Situasi seperti ini tidak baik untuk hubungan ketika hal-hal tersebut terjadi. Saya sering berbicara dengannya, tetapi ketika tahu akan saling berhadapan, kami berhenti berbicara," ujar Iraola. "Kami seperti menjaga jarak. Mungkin inilah periode ketika kami paling jarang berbicara. Biasanya, kami sesekali menelepon untuk membahas La Liga, Premier League, sepak bola, staf, dan keluarga, tetapi sekarang, ketika pertandingan semakin dekat, kami tidak lagi berkomunikasi," tambahnya.