Suara.com -GelarFIFA ASEAN Cup 2026buatTimnas Indonesiajadi sangat spesial buat sejumlah pemain, tak terkecualiJoey Pelupessy.
Sebelumnya, Joey turut merasakan keberhasilan Lommel SK promosi setelah penantian panjang selama 23 tahun.
Joey mengaku bersyukur bisa merasakan dua momen besar tersebut pada usia 33 tahun.
Pelupessy juga menyadari bahwa kesempatan meraih pencapaian seperti itu tidak selalu datang kepada setiap pemain.
Kini, ia masih menyimpan satu impian besar bersama Timnas Indonesia, yakni tampil diPiala Dunia.
Namun, usia menjadi tantangan tersendiri karena ia akan berumur 37 tahun ketika turnamen tersebut berlangsung.
“Piala Dunia menjadi perlombaan melawan waktu bagi saya karena usia. Saat turnamen itu berlangsung, saya akan berusia 37 tahun. Jika saya bisa tampil di sana, karier saya benar-benar akan terasa lengkap,” ujar Pelupessy kepada HBVL.
Bagi Pelupessy, keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 juga memiliki arti emosional tersendiri.
Joey mengaku membutuhkan waktu lama untuk menerima kenyataan setelah gagal membawa Garuda lolos ke Piala Dunia.
Kemenangan atas Thailand memberinya keyakinan bahwa Timnas Indonesia memiliki kemampuan untuk meraih gelar di level internasional.
“Kegagalan itu terasa menyakitkan untuk waktu yang lama. Biasanya saya tidak terlalu lama memikirkan kekalahan, tetapi kali itu berbeda,” ujar penain dengan harga pasar mencapai Rp6,95 miliar tersebut.
Menurutnya, keberhasilan meraih trofi ASEAN Cup menjadi bukti bahwa kerja keras tim bisa membuahkan hasil.
Gelar tersebut sekaligus memberikan pengalaman emosional yang sulit dilupakan oleh para pemain.
“Reaksi penonton membuat semuanya menjadi lebih istimewa. Mereka benar-benar merindukan kesuksesan. Sangat menyenangkan bahwa kami sekarang bisa memberikan kebahagiaan itu kepada mereka. Air mata mereka sudah menjelaskan semuanya,” tuturnya.