Thom Haye, Elkan Baggott, dan Ragnar Oratmangoen menerima kartu merah serta dua kartu kuning jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.
Liputan6.com, Jakarta -Disiplin jadi salah satu masalahtimnas Indonesiaselama mengarungi FIFA ASEAN Cup 2026.
Thom Haye mendapat kartu merah pada Matchday 2 melawan Malaysia. Sementara dua pemain menerima kartu kuning di partai berbeda.
Ragnar Oratmangoen masuk buku nakal wasit di laga versus Singapura (Matchday 1) dan Bangladesh (Matchday 3). Sedangkan Elkan Baggott diganjar pada duel kontra Malaysia dan Bangladesh.
Dalam situasi ini, muncul pertanyaan apakah mereka bisa bermain pada final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026).
Buku peraturan kompetisi yang disusun FIFA menjelaskan mengenai situasi ini. Article 9.2 menjelaskan penerima kartu kuning di satu laga akan dihapus selepas Matchday 2.
Maka, hukuman larangan bermain hanya berlaku bagi mereka yang mendapat kartu kuning di Matchday 1 dan 2 (akumulasi), menerima dua kartu kuning pada satu pertandingan, atau yang bersangkutan diganjar kartu merah.
Oratmangoen dan Baggott bebas akumulasi kartu karena kartu kuning tunggal mereka dicoret usai Matchday 2, sesuai Article 9.2. Sementara Haye sudah menjalani sanksi dengan absen pada Matchday 3.
Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai menjuarai Grup A. Pasukan John Herdman unggul produktivitas gol atas Malaysia.
Sementara Thailand melaju ke partai puncak setelah menguasai Grup B. Gajah Perang memimpin rekor pertemuan lawan Vietnam.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Juventus Siap Jual Kenan Yildiz, Arsenal dan Real Madrid Siaga Satu!