KOMPAS.com- Klub Liga Arab Saudi, Al-Qadsiah, dilaporkan telah mengajukan tawaran menggiurkan untuk merekrut gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders.
Tijjani ReijndersdidatangkanManchester Citydari raksasa Serie A, AC Milan, padabursa transfermusim panas 2025 dengan biaya cukup besar, yakni 46,5 juta poundsterling atau sekitar 1 triliun rupiah.
Pada awal kedatangannya, penampilan Reijnders berhasil menarik perhatian publik karena ia mampu beradaptasi dengan cepat di lini tengah.
Ia menunjukkan potensinya sebagai gelandang berkualitas dan memberikan kontribusi baru dalam permainan tim.
Baca juga:Media Belanda Kritik Pedas Tijjani Reijnders, Dianggap Tak Berkontribusi
Namun, seiring berjalannya waktu, situasinya berubah. Menit bermain Reijnders semakin berkurang, dan ia lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Apalagi, Manchester City telah merekrut gelandang Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan mahar tidak murah pada musim panas ini.
Masalahnya, mantan pemain AZ Alkmaar tersebut masih terikat kontrak panjang dengan Manchester City hingga tahun 2030.
Ketidakpastian mengenai masa depannya semakin menguat setelah pelatih Enzo Maresca dilaporkan meragukan karakter Reijnders dengan skema permainan yang ingin diterapkan.
Manchester City dikatakan menerima tawaran yang menarik untuk Reijnders.
Menurut laporan the Athletic, klubLiga Arab SaudiAl Qadsiah telah mengajukan tawaran senilai 51 juta poundsterling.
Baca juga:Respons Tijjani Reijnders Usai Persib Bandung Juara Super League 2025-2026
Laporan yang sama menyatakan bahwa kesepakatan antara kedua belah pihak hampir tercapai.
Reijnders sendiri masih di usia 28 tahun, dan merupakan kakak dari pemain Persib Bandung, Eliano Reijnders.
Dia adalah gelandang box-to-box dengan stamina tinggi, visi menyerang, serta kemampuan mencetak gol yang mumpuni.
Reijnders terpilih sebagai gelandang terbaik Serie A pada musim terakhirnya bersama AC Milan di mana ia mencetak 15 gol di semua kompetisi.
Reijnders mencatatkan 47 penampilan pada musim debutnya bersama City, dengan koleksi lima gol dan dua assist.
Namun, ia hanya tampil sebagai starter dalam separuh pertandingan Premier League Man City musim lalu.
Pep Guardiola—yang kini telah meninggalkan klub—lebih memilih Rodri, Bernardo Silva, dan Rayan Cherki pada paruh kedua musim tersebut.