Pernyataan mengejutkan dari jurnalis ternama
Kekalahan Al Ahli dari Sundowns bukanlah sekadar hasil biasa bagi pengamat Waleed Al Farraj, yang menilai bahwa tim tersebut menyia-nyiakan peluang meraih gelar akibat apa yang terjadi di dalam lapangan. Usai pertandingan, ia pun membuka sejumlah persoalan yang menurutnya perlu ditinjau ulang, mulai dari masa depan pelatih Marino Pušić hingga keputusan-keputusan sebelumnya yang berkaitan dengan bintang-bintang tim.
Al Farraj mengatakan dalam pernyataannya melalui programnya "Rotana Sport ma'a Waleed": "Saya tidak optimistis dengan Al Ahli mengingat situasi yang mereka alami, tetapi mereka gagal menampilkan level yang diharapkan," seraya menegaskan bahwa awal pertandingan membuatnya merasa perkiraannya bisa saja berubah, setelah Al Ahli tampil kuat dan menyuguhkan penampilan yang membuatnya berpikir tim itu mampu memastikan gelar juara.
Baca juga: Tonton | Pelatih Al Ahli Saudi memanaskan konferensi pers dengan perdebatan sengit
Ia menambahkan: "Al Ahli pada awalnya sangat bagus, dan saya merasa tim itu mampu meraih gelar," sebelum melontarkan kritik tajam terhadap cara pertandingan itu dikelola, dengan menjelaskan: "Sundowns bukanlah tim yang begitu kuat, tetapi sikap pasif dan dingin dari pelatih di babak kedua telah menyia-nyiakan peluang."
Al Farraj menilai bahwa hilangnya gelar terjadi akibat tidak ditangani sebagaimana mestinya momen-momen krusial, dengan mengatakan: "Piala itu hilang karena pengelolaan momen, sementara suporter dalam keadaan mendidih," sembari menunjukkan bahwa kemarahan suporter meningkat setelah pertandingan, bersamaan dengan tuntutan pemecatan Pušić, yang ia gambarkan membutuhkan "penyelamatan segera".
Al Farraj tidak membatasi tanggung jawab pada jajaran teknis, melainkan membuka persoalan keputusan-keputusan yang mendahului musim ini, dengan mengatakan: "Alangkah baiknya bila dilakukan penyelidikan internal soal pengganti Jaissle, Kessié, dan Mahrez," merujuk pada kepergian mantan pelatih Matthias Jaissle, di samping duet Franck Kessié dan Riyad Mahrez, serta perdebatan yang ditimbulkan oleh keputusan-keputusan tersebut terkait pilihan-pilihan Al Ahli selama periode lalu.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Dengan demikian, kekalahan dari Sundowns menyulut gelombang baru perdebatan seputar Al Ahli, setelah diskusi beralih dari hasil pertandingan menjadi masa depan Pušić serta keputusan-keputusan yang membentuk wajah tim saat ini, di saat klub tersebut mencari reaksi cepat yang dapat mengembalikan ketenangan ke tribun setelah lenyapnya peluang meraih gelar juara.