Al Ahly Mengejutkan Bintang Maroko, Beri Hadiah Kontrak Bersejarah untuk Imam Ashour

Al Ahly Mengejutkan Bintang Maroko, Beri Hadiah Kontrak Bersejarah untuk Imam Ashour

Kejutan di Dalam Benteng Merah

Kejutan di Dalam Benteng Merah

Al Ahly mulai menjalankan rencana untuk merestrukturisasi skuad tim pada bursa transfer musim panas ini, dengan mengambil sejumlah keputusan penting terkait beberapa pemain, seiring memastikan bertahannya salah satu bintang utamanya, Emam Ashour, melalui kontrak jangka panjang yang menegaskan posisinya dalam proyek klub selama tahun-tahun mendatang.

Menurut informasi yang dipublikasikan situs "Africa Foot", manajemen Al Ahly telah menetapkan prioritas mereka di bursa transfer, di mana mereka bekerja untuk menuntaskan urusan sejumlah pemain asing secara final, di samping mengamankan Emam Ashour dari godaan tawaran-tawaran dari luar.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa manajemen Al Ahly saat ini tengah melakukan negosiasi untuk mencapai kesepakatan damai dengan pemain Tunisia Mohamed Dhaoui, yang dikenal dengan sebutan "Cristo", serta bek internasional Maroko Achraf Dari, guna mengakhiri kontrak keduanya dan menghapus nama mereka secara final dari daftar tim utama sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana manajemen untuk menata ulang skuad sebagai persiapan menghadapi musim baru, sekaligus memberi ruang bagi tambahan pemain baru.

Mohamed Dhaoui "Cristo" bergabung dengan Al Ahly pada Januari 2023 dari klub Tunisia Etoile du Sahel, setelah tampil mencolok bersama tim sebelumnya, dan ia juga sempat menjalani masa peminjaman bersama klub Club Sportif Sfaxien.

Sepanjang perjalanannya bersama tim berkostum merah, winger Tunisia berusia 22 tahun itu tampil dalam 19 pertandingan di berbagai kompetisi, mencetak satu gol dan menyumbang dua assist, namun ia tak mampu mengukuhkan tempatnya di susunan pemain inti.

Di sisi lain, Achraf Dari pindah ke Al Ahly dari klub Prancis Brest, setelah menjalani sejumlah persinggahan sukses bersama Wydad Casablanca asal Maroko dan tim Prancis tersebut.

Bek Maroko berusia 27 tahun itu tampil dalam 27 pertandingan dengan kostum Al Ahly, tanpa mencetak gol, dan meski berkontribusi dalam sejumlah laga, ia tak berhasil mengamankan tempat permanen di susunan pemain inti, yang membuat kepergiannya menjadi salah satu opsi yang kuat dipertimbangkan pada bursa transfer kali ini.

Sebaliknya, manajemen Al Ahly telah memutuskan sikapnya secara final terkait masa depan Emam Ashour, setelah pemain itu menerima ketertarikan dan sejumlah tawaran dalam beberapa pekan terakhir.

Sesuai dengan yang dikabarkan situs "Africa Foot", manajemen klub secara tegas menolak gagasan melepas gelandang internasional tersebut, mengingat ia adalah salah satu pilar utama dalam proyek tim pada periode mendatang.

Sumber-sumber situs itu menegaskan bahwa Al Ahly telah mencapai kesepakatan final dengan Emam Ashour dan agennya yang berisi perpanjangan kontrak pemain hingga tahun 2030, disertai kenaikan gaji yang besar sebagai penghargaan atas posisinya di dalam tim.

Keputusan ini mencerminkan keteguhan manajemen Al Ahly untuk mempertahankan Emam Ashour sebagai salah satu unsur terpenting tim dan pemimpinnya di masa depan, dalam kerangka visi klub untuk membangun tim yang mampu bersaing di seluruh gelar selama tahun-tahun mendatang.