Aksi Provokator Matteo Guendouzi Berujung Larangan Main di UCL

Aksi Provokator Matteo Guendouzi Berujung Larangan Main di UCL

Matteo Guendouzilakukan aksi provokator saatFenerbahcehadapi Lyon berujung sanksi dari UEFA. Guendouzi dilarang main empat laga diLiga Champions!

Matteo Guendouzilakukan aksi provokator saatFenerbahcehadapi Lyon berujung sanksi dari UEFA. Guendouzi dilarang main empat laga diLiga Champions!

Kualifikasi Liga Champions pertemukan Lyon vs Fenerbahce pada leg kedua, Kamis (27/8). Fenerbahce menang 2-1 dengan agregat 3-2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laga itu berlangsung panas buat gelandang Fenerbahce,Matteo Guendouzi.Dirinya merupakan eks pemain Marseille yang merupakan rival panas Lyon.

Guendouzi kena cemooh. Sang pemain membalas, acungkan jari tengah ke para suporter, cekcok dengan pemain-pemain Lyon, sampai sempat adu jotos dengan seorang suporter setelah diserang duluan.

Badan Pengawas, Etika, dan Disiplin (CEDB) UEFA berikan keputusan. Dilansir dariMirror,Matteo Guendouzidihukum larangan bermain empat laga diLiga Championsmusim ini!

Guendouzi terbukti bersalah menghina orang-orang di stadion, memprovokasi penonton, dan melanggar aturan dasar perilaku. Guendouzi turut kena denda sebesar 50 ribu Euro atau setara Rp 1 miliar.

PemainFenerbahcelainnya, Mason Greenwood juga dijatuhi sanksi berupa denda 30 ribu Euro dan larangan bermain satu pertandingan di Liga Champions.

Fenerbahce juga dikenai denda tambahan sebesar 95 ribu Euro akibat penggunaan kembang api (piroteknik), gangguan ketertiban penonton, dan perilaku tim.

Lyon menerima denda sebesar 108 ribu Euro atas pelemparan benda, penggunaan kembang api, gangguan ketertiban penonton, dan pelanggaran perilaku tim.

Pelatih kiper mereka, Antonio Ferreira, dijatuhi larangan mendampingi tim dalam lima pertandingan UEFA akibat tindakan penyerangan serius.