Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Rizky Ridho beralih peran dari bek tengah menjadi gelandang Persija Jakarta.

Rizky Ridho beralih peran dari bek tengah menjadi gelandang Persija Jakarta.

Perubahan taktik empat bek Shin Tae-yong melahirkan posisi baru bagi sang kapten.

Gol penentu kemenangan dicetak Ridho saat Persija menaklukkan Persik Kediri.

Suara.com -Transformasi taktikShin Tae-yongdi kubuPersija Jakartamemunculkan peran anyar bagi sang kapten,Rizky Ridho. Bek tengah berusia 24 tahun tersebut kini mulai dipercaya turun sebagai gelandang bertahan Macan Kemayoran.

Penerapan skema empat bek membuat lini belakang Persija dikawal Radovan Pankov dan Denis Kolinger. Kondisi ini membuka jalan bagi Ridho untuk mengeksplorasi posisi baru di lini tengah.

Peningkatan fleksibilitas lini tengah ini menjadi angin segar bagi strategi Macan Kemayoran dalam mengarungi kompetisi. Kehadiran Ridho di area sentral memberikan dimensi tambahan dalam transisi permainan tim.

Adaptasi cepat langsung ditunjukkan pemain andalan Timnas Indonesia tersebut tanpa rasa canggung. Ia bahkan aktif mengamati gaya bermain gelandang top Eropa demi memahami instruksi pelatih asal Korea Selatan itu.

"Tentunya ketika saya ditunjuk main gelandang ya saya pelajari juga gelandang-gelandang di Eropa gimana cara mainnya agar sesuailah sama keinginan Coach Shin," ujar Ridho.

Tuntutan profesionalisme membuat Ridho melahap setiap instruksi taktik tanpa banyak mengeluh. Fleksibilitas ini dipahaminya sebagai kunci utama untuk mengamankan tempat di skuad utama.

"Jadi mau gimana pun kalau saya enggak mau, kan saya enggak main. Jadi ya harus mau," jelas Ridho sembari tertawa.

Peran baru tersebut terbukti memberi dampak positif terhadap ketajaman lini serang Macan Kemayoran. Ridho memiliki kebebasan lebih besar untuk membantu penyerangan ketimbang saat berdiri di jantung pertahanan.

Dampak nyata terlihat saat Persija menjamu Persik Kediri di Jakarta International Stadium pada Senin, 26 Oktober 2026. Gol penentu kemenangan dari kaki Ridho sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1 setelah sempat tertinggal.

Proses adaptasi dilakukan mandiri dengan mempelajari pergerakan gelandang top di liga-liga Eropa.

Pendekatan tersebut diambil agar pemahamannya terhadap instruksi taktik pelatih semakin matang.

Perubahan peran pemain di lapangan hijau merupakan bagian dari dinamika strategi modern yang diterapkan pelatih kepala. Variasi skema formasi sering kali menuntut pemain untuk keluar dari zona nyaman demi keseimbangan tim. Fleksibilitas seperti ini menjadi kunci penting bagi klub untuk menghadapi persaingan ketat dalam kompetisi domestik.