Apa yang dikatakan mantan bintang dunia itu?
Al Nassr menelan kekalahan telak dari Al Ain asal Uni Emirat Arab dengan skor empat gol tanpa balas, dalam pertandingan yang mempertemukan kedua tim pada pekan pertama Liga Champions Asia Elite. Dalam laga itu, tim Arab Saudi tersebut tampil sangat buruk di berbagai lini, di tengah kritik tajam terhadap pelatih asal Australia, Ange Postecoglou, dan para pemain tim.
Hussein Abdulghani, mantan bintang Al Nassr, menggambarkan penampilan tim menghadapi Al Ain sebagai bencana, sembari mempertanyakan alasan Postecoglou mengandalkan format seperti itu sejak awal pertandingan, terutama karena Al Nassr kehilangan banyak hal yang dibutuhkan tim mana pun untuk tampil kuat dan bersaing melawan lawan sebesar Al Ain.
Baca juga:"Menyedihkan": Suporter Al Nassr Mengejutkan Ronaldo dan Menuntut Kepala Postecoglou
Abdulghani, dalam penampilannya di program "Nadina", berbicara tentang transfer pemain asal Portugal, Samu Costa, dengan menegaskan bahwa ia tidak melihat adanya kemungkinan untuk membandingkan pemain tersebut dengan Marcelo Brozovic, mantan pemain Al Nassr. Ia menggambarkan transfer itu sebagai "bencana", dalam kritik yang jelas terhadap kontribusi yang diberikan pemain tersebut bersama tim.
Mantan bintang Al Nassr itu melontarkan kejutan ketika mengaitkan pemilihan Samu Costa dengan kapten tim, Cristiano Ronaldo, dengan mengatakan: "Saya rasa Ronaldo-lah yang memilih pemain ini melalui konsultasi dengan manajemen olahraga," sebelum menambahkan: "Dan saya tidak tahu rahasia di balik hanya mengutamakan pemilik kewarganegaraan Portugal," sebagai isyarat terhadap banyaknya unsur Portugal dalam pilihan-pilihan Al Nassr belakangan ini.
Anda dapat membahas topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Kritik Abdulghani tidak berhenti pada transfer Samu Costa, tetapi juga meluas hingga ke penampilan Al Nassr menghadapi Al Ain, setelah ia menegaskan bahwa tim nyaris kehilangan segala hal dalam sepak bola, di saat cara Postecoglou di awal pertandingan menimbulkan tanda tanya besar, terutama dengan ruang-ruang yang muncul di lini belakang dan dimanfaatkan Al Ain secara sempurna.
Abdulghani menilai bahwa Al Nassr akan menghadapi periode yang sulit, sembari memperingatkan bahwa tim "akan menderita besar-besaran pada periode mendatang", terutama jika kesalahan-kesalahan yang muncul menghadapi Al Ain tidak ditangani dan diperbaiki selama jeda internasional saat ini, yang menjadi kesempatan untuk menata ulang dan meluruskan arah.
Mantan bintang Al Nassr itu menekankan kebutuhan tim akan "evaluasi besar" selama masa jeda, demi mencapai bentuk terbaik yang mungkin pada fase mendatang, setelah empat gol Al Ain mengungkap adanya banyak berkas yang perlu ditinjau di dalam Al Nassr, baik pada level teknis maupun dalam mengevaluasi sejumlah transfer dan pilihan yang telah diambil klub.